Breaking News

Liga Prancis

Bintang-bintang PSG Bubar, Messi, Neymar Angkat Kaki, Giliran Mbappe Rusak Proyek Les Galactiques

Hengkangnya Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe dalam setahun terakhir menandakan megaproyek Les Galactiques di PSG habis.

(FRANCK FIFE)
Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe saat PSG melawan Saint-Etienne pada pekan ke-26 Ligue 1 2021-2022.(FRANCK FIFE) 

Proyek ini memang terbukti berhasil mendongkrak popularitas PSG secara global dan menyibak era kejayaan di kompetisi domestik.

Baca juga: Shin Tae-yong Punya Kandidat Calon Striker Timnas Indonesia, Pemain Asal Liga Armenia Beri Kode

Martabat Paris dan Ligue 1 secara umum ikut terangkat di kancah Eropa.

Namun, sudah selama itu pula rombongan bintang top gagal memenuhi target utama klub: juara Liga Champions.

Bahkan dengan trio penyerang terbaik di dunia sekalipun, langkah Paris malah mentok hanya sampai 16 besar.

Situasi ini kelihatannya menjadi dasar klub melakukan perubahan besar dengan mengubah haluan proyek mereka.

Tak ada lagi masa-masa perekrutan Galactiques, digantikan oleh proyek berasas keberlanjutan.

Paris Saint-Germain kini membangun tim dari bawah dengan banyak-banyak merekrut pemain muda dalam taraf siap diasah jadi bintang.

Meskipun pengeluaran transfer mereka masih terhitung masif, secara bertahap rataan usia skuad PSG terus diturunkan.

Kehadiran Luis Enrique di kursi pelatih sejak tahun lalu menjadi penanda awal proyek baru ini.

Sejak awal kedatangannya, eks pelatih Barca itu menekankan bahwa PSG akan dibentuk dengan prinsip "klub di atas individu."

"Tujuan saya adalah memainkan sepak bola menyerang dengan mengedepankan tim sebagai hal utama," ujarnya di situs klub.

"Proyek ini selaras dengan orang-orang yang berinvestasi di klub."

"Mereka adalah pemain yang bekerja di level sangat tinggi dan masih ingin terus berkembang," tutur pria Spanyol.

Pada musim pertamanya di Paris, Enrique masih mengandalkan Mbappe sebagai tulang punggung utama sembari mengasah terus bintang dari akademi sendiri, Warren Zaire-Emery (17 tahun).

Namun, bukan berarti proyek keberlanjutan ala Enrique tidak mengorbankan sisi finansial.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved