Berita Viral

MASIH Ingat Caleg Jual Ginjal Demi Dana Kampanye? Cuma Raih 33 Suara, Sekarang Tutup Media Sosial

Nasib caleg jual ginjal demi dana kampanye tampaknya berujung kekalahan. Erfin Dewi Sudanto, caleg yang menawarkan ginjalnya untuk dana kampanye

Instagram
SOSOK Erfin Dewi Sudanto, Caleg Rela Jual Ginjal Untuk Biaya Kampanye, Istri dan Anak Restu 

TRIBUN-MEDAN.com - Nasib caleg jual ginjal demi dana kampanye tampaknya berujung kekalahan. Erfin Dewi Sudanto, caleg yang menawarkan ginjalnya untuk dana kampanye tidak mendapatkan respons baik dari warga di daerah pemilihannya di Bondowoso 1, Jawa Timur. 

Sebelumnya, Januari lalu, Erfin nekat mengumumkan menjual ginjal untuk dana kampanye, meski pada akhirnya tak ada satu pun pihak yang meladeni penawarannya itu.

Paling tidak, pengumuman tersebut membuat nama Erfin jadi pusat perhatian.

Bisa dikatakan, itu jadi strategi unik dan tak biasa, yang membuat Erfin tak hanya dikenal, tapi juga dibicarakan.

Bagaimana nasibnya kini? Apakah suara yang diperoleh pada pencobolosan 14 Februari lalu, mampu membawanya duduk di kursi DPRD Kota Bondowoso?

Tampaknya harapan Erfin jauh panggang dari api.

Dari perhitungan suara real count KPU, Erfin hanya berhasil memperoleh 33 suara.

Angka itu jauh di bawah Malik Atamimi, caleg PAN nomor urut 1 yang memperoleh 920 suara.

Viral Caleg di Bondowoso rela menjual ginjalnya demi biaya kampanye. Video viral itu dibagikan Instagram @medsoszone.
Viral Caleg di Bondowoso rela menjual ginjalnya demi biaya kampanye. Video viral itu dibagikan Instagram @medsoszone. (Kolase Tribun Medan)

Dengan jumlah sekecil itu, besar kemungkinan Erfin gagal memperoleh kursi DPRD Bondowoso.

Nasibnya kini tak diketahui. Akun Instagram mengatasnamakan dirinya tidak update sejak empat tahun lalu.

Sosok Erfin Dewi Sudanto 

Erfin Dewi Sudanto adalah warga Desa Bataan, Tenggarang, Bondowoso, Jawa Timur.

Ia memutuskan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif DPRD Daerah Pemilihan I Kecamatan Bondowoso, meliputi Tenggarang dan Wonosari.

Pria 47 tahun ini sebelumnya pernah menduduki jabatan Kepala Desa (Kades) Bataan periode 2007-2013.

“Saya waktu pelayanan pada masyarakat luar biasa walaupun gajinya sedikit,” kata Erfin dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Surya Paloh Mendadak Dipanggil Presiden Jokowi, PKB tak Diajak, Koalisi Amin Bakal Ditinggal?

Baca juga: PDIP Ambil Sikap Opisisi, Anies Sambut Baik Meski Prabowo Siap Rangkul Semua Partai

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved