Tribun Wiki

Ciri-ciri Pemimpin Mirip Firaun, Adakah di Indonesia?

Firaun merupakan Raja Mesir yang hidup di zaman Nabi Musa. Ia adalah sosok bengis nan kejam. Adakah sosok seperti ini di Indonesia?

Editor: Array A Argus
tankapan layar video
Ilustrasi Firaun Mesir Kuno 

Firaun baru digunakan sebagai gelar untuk penguasa Mesir ketika memasuki era Kerajaan Baru, atau mulai Dinasti Delapan Belas.

Gelar Firaun di Mesir sebagaimana gelar Kisra untuk raja-raja Persia, gelar Al-Qil untuk penguasa Yaman, ataupun gelar Kaisar bagi penguasa Romawi Kuno.

Bagi masyarakat Mesir Kuno, Firaun merupakan pemimpin politik sekaligus pemimpin agama.

Sebagai pemimpin negara, Firaun memiliki wewenang membuat undang-undang, mengobarkan perang, dan memungut pajak.

Sedangkan sebagai pemimpin agama, Firaun dianggap sebagai perantara ilahi antara dewa dan orang Mesir.

Di samping itu, ada pula yang menyebut Firaun sebagai gelar raja-raja Mesir dari Dinasti Pertama (3150 SM) hingga aneksasi Mesir oleh Kekaisaran Romawi pada 30 SM.

Oleh karena itu, Raja Narmer atau Menes yang menyatukan Mesir Hulu dan Hilir serta dikenal sebagai pendiri Dinasti Pertama Mesir, disebut-sebut sebagai Firaun pertama.

Namun, penyebutan Firaun memang paling populer dan konsisten digunakan untuk menyebut raja-raja dari era Kerajaan Baru (mulai Dinasti Delapan Belas).

Firaun dalam Alquran

Dalam Al Quran, nama Firaun disebut lebih dari 70 kali dan dikenal sebagai tokoh yang memerangi Nabi Musa.

Firaun digambarkan sebagai penguasa yang memiliki angkatan bersenjata, tetapi zalim terhadap kaum lemah dan n menganggap dirinya sebagai Tuhan.

Al Quran meceritakan bahwa Firaun tenggelam di Laut Merah bersama pasukannya ketika mengejar Nabi Musa.

Namun, Al Quran tidak menyebut secara spesifik nama dari Firaun yang hidup bersamaan dengan Nabi Musa. Karena itu, Firaun sering dianggap sebagai nama orang.

Di samping itu, muncul banyak pendapat dari para ahli dan ulama tentang siapa sosok Firaun yang dimaksud dalam Al Quran.

Pandangan yang hampir disepakati seluruh sejarawan kontemporer adalah bahwa Nabi Musa hidup di Mesir pada abad ke-13 SM, di era Kerajaan Baru.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved