Ramadan
Asam Lambung Naik saat Puasa, Begini Cara Mengatasinya
Bagi kamu penderita GERD atau asam lambung, pastikan baca ulasan ini agar terhindari dari penyakit yang membuat tidak nyaman ini
TRIBUN-MEDAN.COM,- Penderita gastro esophageal reflux disesase (GERD) paling khawatir ketika asam lambung naik saat puasa Ramadan.
Umumnya, mereka akan mencari cara dan pengobatan alternatif, agar Ramadan kali ini aman dari masalah asam lambung naik saat puasa.
Selama berpuasa, umat muslim akan menahan makan dan minum selama lebih dari 12 jam.
Hal ini dapat membuat penderita maag mungkin terganggu.
Baca juga: Kumpulan Doa Penghapus Dosa di Bulan Ramadan, Termasuk Sholat saat Malam Lailatul Qadar
Beberapa orang mengalami kondisi asam lambung naik saat berpuasa.
Mengutip Kompas.com, berikut adalah 5 cara alami untuk mengatasi asam lambung naik saat puasa:
1. Makan dalam porsi kecil, sering dan kunyah perlahan
Saat berbuka puasa, penderita maag disarankan untuk tidak langsung makan dalam porsi besar.
Kondisi perut yang terlalu penuh bisa mendorong asam lambung naik kembali dari perut ke kerongkongan.
Baca juga: Kumpulan Doa Penghapus Dosa di Bulan Ramadan, Termasuk Sholat saat Malam Lailatul Qadar
2. Hindari asupan pedas, asam, berlemak dan kafein
Beberapa makanan dapat memicu asam lambung baik.
Di antaranya mint, makanan berlemak tak sehat, makanan pedas, dan makanan terlalu asam.
Sebaiknya hindari makanan tersebut dan menghindari minuman berkafein seperti kopi, teh dan cokelat.
3. Atur waktu makan
Setelah menyantap sahur langsung tidur atau tidur terlalu dekat dengan waktu makan dapat memicu asam lambung.
Baca juga: Bacaan Doa yang Bisa Diamalkan saat Ramadan 2024, Jadikan Sebagai Ladang Amal Ibadah
Sebaiknya atur waktu makan agar tidak berdekatan dengan jadwal tidur.
4. Tidur dengan posisi tubuh bagian atas lebih tinggi
Tubuh bagian atas termasuk kepala Anda perlu disangga agar posisinya lebih tinggi ketimbang kaki.
Gunakan bantal atau penyangga setinggi enam atau delapan inchi untuk menopang tubuh bagian atas.
5. Jaga berat badan tetap ideal
Menjaga berat badan tetap ideal penting untuk mencegah penyakit lambung kambuh.
Saat berat badan Anda naik, struktur otot yang menyokong esofagus bisa menyebar atau mengembang.
Baca juga: Pakkat Bakar, Makanan Khas Mandailing yang Selalu Ada Saat Ramadan
Sehingga, kinerja otot klep esofagus yang mengatur asam lambung tetap terjaga di perut bisa terganggu.
Kondisi ini menyebabkan asam lambung bisa baik ke kerongkongan.
Ramuan Kunyit
Bagi Anda penderita asam lambung, kamu bisa memanfaatkan ramuan alami berbahan kunyit.
Kunyit diyakini mampu meringankan dan mengobati penyakit asam lambung.
Lantas, bagaimana cara membuat ramuan kunyit ini?
Simak langkahnya:
1. Ambil kunyit, kemudian bersihkan terlebih dahulu
2. Setelah kunyit bersih, cincang atau rajang kunyit
3. Rebus lah potongan kunyit tadi menggunakan air secukupnya hingga mendidih
4. Setelah campuran air dan kunyit tadi mendidih, angkat, saring dan dinginkan sejenak
5. Agar tidak terlalu pahit, kamu bisa menambahkan madu atau gula merah sebagai perasa
6. Minum ramuan ini secara rutin sore atau malam hari
Rekomendasi Makanan Bagi Penderita Asam Lambung
1. Nasi putih atau kentang
Makanan gandum utuh seperti jagung, roti, beras merah atau pasta tidak cocok untuk penderita asam lambung.
Makanan ini sulit dicerna oleh pemilik asam lambung.
Dari pada memilih makanan di atas, nasi putih atau kentang adalah pilihan yang mudah dicerna untuk penderita asam lambung.
2. Apel, labu dan wortel
Hindari sayuran dan buah-buahan yang terlalu asam, seperti jeruk, tomat, dan bawang bombay.
Ketiganya rentan terhadap iritasi, sehingga sulit ditoleransi oleh penderita asam lambung.
Alpukat juga merupakan salah satu buah yang tidak dianjurkan.
Hal ini karena alpukat sendiri tergolong lemak jenuh, sehingga bertahan lama di perut.
Sehingga mudah menimbulkan rasa panas di perut dan dada pemilik asam lambung.
Pilih sayuran dan buah-buahan yang tidak asam atau netral, seperti apel, labu, dan wortel.
3. Telur rebus
Telur adalah lauk yang aman bagi penderita asam lambung.
Telur rebus adalah sumber protein yang bagus.
Namun, sebaiknya Anda hanya mengonsumsi putih telur karena kuning telur mengandung lemak tinggi yang dapat menyebabkan gejala refluks, asam lambung ke kerongkongan.
4. Tempe kukus atau rebus
Kandungan yang terdapat dalam kacang kedelai dapat menekan sakit maag yang disebabkan oleh radang lambung.
Tempe merupakan hasil fermentasi kedelai yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.
Penderita asam lambung sebaiknya makan tempe yang dikukus atau digoreng dengan minyak zaitun.
Tempe goreng yang mengandung lemak trans hanya berdampak negatif bagi kesehatan, termasuk peradangan pada sistem pencernaan.
4. Jamur tiram
Jamur tiram mengandung asam, namun kandungannya tidak terlalu berbahaya dan penderita asam lambung dapat mengkonsumsinya dalam jumlah yang sesuai.
Konsumsi jamur tiram dapat mengurangi hyperacidity atau kadar asam lambung yang tinggi.
Jamur ini juga bisa menyeimbangkan kadar asam lambung.
5. Dada ayam tanpa kulit
Dada ayam tanpa kulit adalah pilihan yang tepat bagi penderita asam lambung.
Porsi ini rendah lemak, yang dapat membantu mencegah iritasi lambung.
6. Makanan yang mengandung Omega 3
Orang yang menderita asam lambung harus mengkonsumsi makanan yang mengandung omega 3 secara teratur.
Omega-3 EPA dan DHA yang ditemukan pada ikan biasanya memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengobati peradangan, termasuk radang perut.
Contoh ikan yang mengandung omega 3, salmon, tuna, mackerel dan tuna.
Hindari menggunakan santan, bumbu MSG, atau garam berlebihan saat dikonsumsi.
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/berita-kesehatan-hari-ini-asam-lambung-nyeri-dada-dan-gerd-pahami-gejala-dan-perbedaannya.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.