Tribun Wiki
Sosok Kiki Handoko Sembiring, Dipecat PDIP Karena Gebuki Brimob, Kini Lolos Jadi Anggota DPRD Sumut
Kiki Handoko Sembiring adalah bekas kader PDIP yang dipecat karena gebuki anggota Brimob. Kini lolos jadi anggota DPRD Sumut
TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok Kiki Handoko Sembiring dikenal sebagai Anggota DPRD Sumut.
Kiki Handoko Sembiring adalah kader PDI Perjuangan yang dipecat setelah nekat menganiaya anggota Brimob dan anggota Dit Lantas Polda Sumut.
Setelah dipecat PDIP, ternyata Kiki Handoko Sembiring bergabung di Gerindra.
Ia kembali maju dari Dapil III Sumut yang meliputi Kabupaten Deliserdang.
Pada Pemilu 2024, pria pernah berstatus tersangka di Polrestabes Medan itu meraih suara sebesar 41.687 suara.
Baca juga: Sosok Ellyas Pical, Legenda Tinju Indonesia, Kisah Hidupnya Bakal Difilmkan Diperankan Denny Sumargo
Dengan jumlah suara tersebut, Ketua TKD Prabowo dan Gibran ini pun melenggang ke DPRD Sumut setelah mengalahkan caleg incumbent Muhammad Subandi.
Dalam Pemilu 2024, M Subandi meraih suara sebesar 22.102 suara.
Namun demikian, Subandi juga lolos ke DPRD Sumut.
Saat diwawancarai, Kiki Handoko Sembiring berterima kasih kepada warga Kabupaten Deliserdang, karena sudah memberikan kepercayaan kepada dirinya.
‘’Terima kasih masyarakat Deliserdang atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan pada Pileg 14 Februari 2024 kemarin,’’ kata Kiki, Kamis (14/03/2024).
Dari data model D yang diumumkan KPU Sumut, Partai Gerindra berada pada urutan pertama peraih suara terbanyak di Dapil III Sumut dengan 166.846 suara dan mendapatkan 2 kursi.
Baca juga: Sosok Sumedi Madasik Caleg Gagal Putus Aliran Air Bersih ke Warga: Saya Berharap Itu Cuma 100 Suara
Kemudian ada PDIP dan Golkar yang juga meraih 2 kursi.
Sedangkan PKS, Demokrat, Nasdem, PAN, PKB dan Hanura masing-masing 1 kursi.
Berikut parpol peraih kursi dan 12 caleg yang lolos DPRD Sumut dari Dapil III Sumut:
1. Gerindra 166.846 suara (2 kursi) atas nama Dr. Kiki Handoko Sembiring, SH, MKn dan H. Muhammad Subandi, ST, MM.
2. PDIP 123.371 suara (2 kursi) atas nama Ir. Henry Dumanter, MH dan Dr. Sutarto, M.Si.
3. Golkar 122.355 suara (2 kursi) atas nama Mikail T Parlindungan Purba, SH dan H. Wagirin Arman, S.Sos.
4. PKS 112.403 suara (1 kursi) atas nama Dr. H. Hariyanto, Lc, MA.
Baca juga: Sosok Alwi Mujahit Hasibuan, Kadiskes Sumut Eks Ketua Badko HMI Terancam Hukuman Mati Diduga Korupsi
5. Demokrat 95.403 suara (1 kursi) atas nama Hj. Anita Lubis, ST.
6. Nasdem 69.411 suara (1 kursi) atas nama Dr. Timbul Sinaga, SE, MSA.
7. PAN 53.300 suara (1 kursi) atas nama H. Hendra Cipta, SE.
8. PKB 46.827 suara (1 kursi) atas nama dr. Dewi Fitriana, M.Kes.
9. Hanura 39.264 suara (1 Kursi) atas nama Hj. Riri Stephanie Siregar, SH, MH.
Baca juga: Sosok Salma Salsabil, Penyanyi yang Bikin Kecewa Fans Setelah Ketahuan Makan di Restoran Pro Israel
Sosok Kiki Handoko Sembiring
Kiki Handoko Sembiring pernah ditangkap Polrestabes Medan setelah menganiaya Bripka KG anggota Kompi 4 Batalyon C Sat Brimob Polda Sumut, dan Bripka MO dari Ditlantas Polda Sumut di Gedung Capital, Jalan Putri Hijau, Kecamatan Medan Barat, Minggu (19/7/2020) dini hari.
Saat itu status Kiki Handoko Sembiring masih merupakan Anggota DPRD Sumut dari PDI Perjuangan.
Adapun kasus penganiayaan yang dilakukan Kiki Handoko Sembiring dan teman-temannya bermula saat Bripka KG mendatangi lokasi sesuai undangan rekannya Bripda MO sekira pukul 03.00 WIB.
Baca juga: Dulu Tak Segan Pecat Kiki Handoko Sembiring, Kenapa Sekarang PDIP Melempem Pada David Roni Sinaga?
Setengah jam kemudian, Bripka KG pun tiba di lokasi dan bertemu dengan Bripda MO.
Tak lama berselang, tiba-tiba terjadi keributan antara kelompok Kiki Handoko Sembiring dan kelompok lain.
Tak diketahui penyebabnya, keributan berimbas kepada kedua anggota Polri tersebut.
Melihat itu, Bripda MO pun menghindar, namun nasib malang kepada Bripka KG yang menjadi korban kebringasan Kiki Handoko Sembiring.
Hingga akhirnya Bripka MA pun tiba dan mencoba melerai pelaku yang telah menganiaya rekanya Bripka KG.
Nahas, Bripka MA pun menjadi korban kebringasan pelaku beserta rekannya yang diketahui berjumlah 20 orang.
Baca juga: Nama Awaluddin Muncul dalam Dugaan Kecurangan PPPK Langkat, Ada Kwitansi dan Foto Uang Segepok
Tak lama berselang, tim Opsnal Intel mendapat informasi tentang kejadian tersebut langsung membawa korban Bripka KG dan Bripka MA menuju Rumah Sakit Materna untuk perawatan dan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
Informasi lain yang berhasil didapat, Bripka KG mengalami luka di kepala dengan empat jahitan, tengkorak kepala sedikit melengkung ke dalam akibat pukulan yang diduga benda tumpul.
Ruas jari telunjuk sebelah kiri mengalami pergeseran dan luka lecet dan lebam di wajah.
Sementara Bripka MA mengalami luka di kepala sebelah kanan, luka dan lebam di wajah dan tulang rusuk sebelah kiri sakit.
Anak Pengusaha
Kiki Handoko Sembiring waktu itu terpilih sebagai Anggota DPRD Sumut Dapil III Sumut meliputi Deliserdang.
Meski berada di nomor urut 10 kala itu, tetapi Kiki Handoko Sembiring berhasil duduk sebagai wakil rakyat.
Bahkan, ia berhasil mengalahkan suara Soetarto yang menjabat sebagai Plt Ketua DPC PDIP Deliserdang sekaligus Sekretaris DPD PDIP Sumut.
Kiki Handoko Sembiring berhasil menjadi anggota dewan di dapil itu bersama Ruben Tarigan.
Lantas bagaimana bisa anak muda mengalahkan politisi senior?
Keberhasilan Kiki Handoko Sembiring sebagai Anggota DPRD Sumut tidak lepas dari peran orangtuanya.
Apalagi, Sumbul Sembiring Brahmana dikenal luar sebagai pengusaha ternama di Sumut.
Sebagai pengusaha Sumbul Sembiring Brahmana punya berbagai jenis usaha. Satu di antaranya adalah PT Alam Jaya.
Besar dugaan dan disebut-sebut mereka banyak memegang usaha galian-C di Sumut terkhusus wilayah Kabupaten Deliserdang.(tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.