Berita Viral

SIAPA Parpol Paling Banyak Dapat Kursi Limpahan PPP dan PSI yang Gagal ke Senayan? Berikut Daftarnya

Berikut daftar caleg yang mendapakan rejeki nomplok masuk ke Senayan usai PPP dan PSI gagal ke Senayan? Seperti diketahui, kegagalan PPP memenuhi amba

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
HO
Kegagalan PPP memenuhi ambang batas parlemen memberikan keuntungan ke sejumlah Caleg DPR RI.  

Ansari meraih 76.907 suara di Dapil Jatim XI. Secara total PDIP meraih 659.980 suara di Dapil Jatim XI.

7. Ujang Bey 

Politisi Nasdem Ujag Bey menggantikan posisi Plt Ketua DPW PPP Jabar Pepep Saepul Hidayat di Dapil Jabar IX.  

Ujang Bey pun keluar sebagai caleg NasDem yang mendapat raihan suara tertinggi dengan 31.546, sekaligus mengamankan kursi ke Senayan.

8. Lola Nelria Oktavia

Sementara di dapil Jabar XI, Politisi PPP Nurhayati akan digantikan Caleg Nasdem Lola Nelria Oktavia.

Lola menjadi caleg dengan suara tertinggi sebanyak 48.097.

Nurhayati yang bertarung di Dapil Jabar 11 (Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya). Nurhayati meraup 69.007 suara.

Di dapil ini ada 10 caleg yang berhak lolos. Namun, Nurhayati yang juga berada di 10 besar akhirnya juga gagal melaju ke Senayan karena terganjal parliamentary threshold 4 persen.

9. Ghufran

Caleg PKS Ghufran menggantikan caleg PPP yang tidak memenuhi suara ambang batas parlemen. 

Ghufron maju dari Dapil Aceh I

Ghufran melaju setelah menang selisih sedikit dengan teman sekadernya Rafly Kande.

Berdasarkan perolehan suara internal PKS, caleg nomor urut 1 Ghufron unggul dengan perolehan suara 46.713.

Daftar 5 Caleg PSI Mendulang Suara Terbanyak DPR RI tapi Gagal ke Senayan

Berikut daftara 5 caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang meraup suara terbanyak tapi gagal ke Senayan.

Capaian PSI di Pemilu 2024 di bawah 4 persen atau batas ambang syarat partai politik lolos ke parlemen.

PSI hanya mampu mengantongi 4.260.169 suara atau 2,80 persen.

Berdasarkan peraturan ambang batas parlemen yang diatur di dalam Pasal 414 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Dalam regulasi itu disebutkan syarat partai politik lolos parlemen yakni minimal 4 persen suara nasional.

Sehingga mengacu dari aturan itu, PSI kembali gagal untuk kedua kalinya ke parlemen.

Sehingga caleg yang memperoleh suara terbanyak di PSI juga bernasib sama tidak bisa duduk di Senayan.

Berikut kami rangkum daftar 5 caleg PSI yang gagal ke Senayan.

1. Grace Natalie

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mampu mengantongi 193.556 suara.

Grace Natalie maju Pileg dapil DKI Jakarta III.

Namun sayang, suara yang besar diraih oleh Grace Natalie tak bearti, sebab partainya yakni PSI tidak lolos Parlemen.

2. Paulus Totok Lusida

Ketua Dewan Pakar PSI Paulus Totok Lusida juga mendulang suara yang besar di Pileg 2024.

Ia diketahui mengantongi 162.805 suara dari dapil Jawa Timur 1.

Namun suara yang besar diraih gagal membawa Paulus Totok Lusida ke Senayan.

3. Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka

Nama berikutnya yakni Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka yang gagal ke Senayan.

Padahal ia mendulang suara yang relatif besar yakni sebanyak 78.140 suara.

4. Ade Armando

Kemudian ada nama Ade Armando caleg mendulang suara besar yang gagal ke Senayan.

Ade Armando yang tergabung di dalam dapil neraka Jakarta mampu mengantongi 54.199 suara.

5. Cynthia Riza

PSI sebenarnya berdasar metode sainte lague bisa mendapat satu kursi DPR RI dari Dapil Jawa Tengah V.

Dan caleg yang bakal duduk itu yakni Cynthia Riza.

Caleg PSI itu mengantongi 60.003 suara.

Namun saya harapan Cynthia ke Senayan pupus.

(*/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved