Medan Terkini
Preman yang Bacok Warga di Percut Seituan Pernah Ditangkap Kasus Tembak Polisi Didalangi Nina Wati
Polisi menangkap Kamiso, pelaku pembacokan Rahmantua, warga Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
Setelah pembacokan Rahmantua, warga sekitar ngamuk dan membakar ban di tengah jalan.
Sempat terjadi kemacetan, namun akhirnya berhasil diredam.
"Setelah kami datang dengan pihak desa, melalui damkar memadamkan api sehingga lalu lintas kembali normal yang tadinya sempat terhenti akibat pembakaran ban."
Kilas Balik Kamiso Ditangkap Karena Tembak Polisi Didalangi Nina Wati
Pada 27 Oktober 2020, Kamiso menembak personel Polsek Medan Barat bernama Aiptu Robin di sebuah tempat pencucian kendaraan Doorsmer KD & RS Jalan Gagak Hitam Sunggal, Ringroad.
Pasca kejadian, ia pun ditangkap bersama Nina Wati, otak penembakan.
Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko yang menangani kasus ini sebelumnya mengungkap Kamiso ternyata berniat menembak kepala Aiptu Robin, Namun, senjata api itu macet sehingga tak meledak di kepala Aiptu Robin.
Riko membeberkan kronologi kejadian awalnya terjadi pada 26 Oktober 2020, sehari sebelum penembakan.
Tersangka Kamiso diperintahkan Nina untuk mencari dua orang laki-laki bernama Irvan dan Kadeo.
"Kronologi keterangan saksi-saksi dan tersangka, dari pemeriksaan awal yang kita dapatkan pada 26 Oktober 2020, saudara Kamiso warga Percutseituan ini mendapat perintah dari saudari Nina Wati, untuk menjemput atau mengambil saudara Ladeo dan saudara Irvan," kata Riko saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Selasa (3/11/2020).
Lalu pada 27 Oktober 2020 sekitar pukul 08.00 WIB, tersangka Kamiso mengirim pesan WhatsApp kepada Kadeo.
Adapun isi pesan itu adalah:
“Kadeo kamu dimana, ada urusan apa kamu dengan Bunda (Nina Wati), jangan kamu ganggu bunda."
Kadeo membalas pesan itu dengan mengatakan,
“Itu bukan urusan anda”.
Kamiso pun akhirnya mengajak Kadeo ketemuan.
| Lagi, Pom AL Gerebek Barak Narkoba di Belawan yang Dilengkapi CCTV hingga Dipantau Pakai HT |
|
|---|
| Dirlantas Polda Sumut Dimutasi Jadi Dirlantas Polda Metro Jaya, Penggantinya Masih Kosong |
|
|---|
| Dijadikan Tempat Konsumsi Sabu Bandit Jalanan, Gubuk Sarang Narkoba di Belawan Dimusnahkan Pom AL |
|
|---|
| Cerita Warga Medan Tuntungan yang Bikin Surat Terbuka untuk Maling, Seisi Rumah Ludes Dicuri |
|
|---|
| Pesan Pemilik kepada Maling yang Bobol Isi Rumahnya Sampai Habis di Medan, Kerugian Capai 500 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tampang-Kamiso-Pakai-Tongkat-pecatan-Polisi-yang-kembali-ditangkap.jpg)