Sumut Terkini
TEMPAT Wisata Karo Sepi dan Mulai Ditinggalkan Pengunjung, Begini Tanggapan ASITA dan PHRI Sumut
Baik itu pungli yang semakin marak, penerapan bayar berlapis, harga makanan dan minuman dipatok terlalu tinggi menjadi penyebabnya.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
"Jadi ketiga hal tersebut harus sejalan, apa yang dilihat pengunjung, apa yang diberikan aktivitas apa yang ditawarkan, dan apa yang bisa dibeli masyarakat ketika berkunjung kesana," katanya.
Dari ketiga hal tersebut jika salah satunya tidak terpenuhi, ujarnya lama kelamaan akan ditinggalkan oleh masyarakat.
"Kalau pengunjung tidak puas, salah satunya pincang, sudah tidak berhasil menciptakan atmosfer parawisata," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara Denny S Wardhana menyampaikan, di sektor pariwisata, kegiatan seperti itu sebenarnya sangat merugikan.
"Harusnya pengelola bekerjasama dengan pemerintah setempat, agar bisa mengatasi hal-hal krusial seperti pungli dan biaya lokasi wisatanya," ujar Denny kepada Tribun Medan, Selasa (7/5/2024).
Dikatakannya, suatu destinasi wisata itu akan berkembang jika mendapatkan kerjasama dari berbagai pihak.
"Sehingga disini perlu peran dari berbagai sektor untuk melakukan penegasan, terutama terkait pungli yang sangat meresahkan para wisatawan," pungkasnya.

Sebelumnya viral sebuah video yang memperlihatkan kondisi terkini wisata Puncak 2000 Siosar viral di media sosial.
Diketahui, wisata Puncak 2000 Siosar berlokasi di Nagara, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Wisata Puncak 2000 Siosar ini sebelumnya sempat menjadi salah satu lokasi wisata favorit.
Namun baru-baru ini, seorang pengunjung memperlihatkan kondisi terkini lokasi wisata yang berada diketinggian 2000 meter diatas permukaan laut (mdpl) itu.
Dalam sebuah video yang dibagikan akun Instagram @sumut.viral, tampak kawasan wisata Puncak 2000 Siosar tersebut sepi dengan pengunjung.
“Kondisi terkini lokasi wisata siosar puncak 2000 Kabupaten Karo. Ada yg tau kira⊃2; kenapa?,” isi narasi dalam unggahan itu.
Pada video viral berdurasi singkat itu, perekam memperlihatkan kondisi Puncak 2000 Siosar yang diduga terbengkalai.
Tampak kawasan wisata itu ditumbuhi rumput-rumput liar, termasuk perosotan yang dulunya jadi wahana favorit.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.