Breaking News

Kunjungan Paus Fransiskus

KWI: Ada Pesan Penting yang Akan Dibawa Paus Fransiskus bagi Umat Beragama di Indonesia

Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) memastikan bahwa Paus Fransiskus akan berkunjung ke Indonesia pada September 2024.

|
Editor: AbdiTumanggor
VATICAN MEDIA
Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Indonesia (LBBP RI) untuk Takhta Suci Vatikan, Michael Trias Kuncahyono menyerahkan Credential Letter (Surat Kepercayaan) dari Presiden RI Joko Widodo kepada Paus Fransiskus. Penyerahan Surat kepercayaan dilakukan di Ruang Kerja Paus, Istana Kepausan, hari Senin (11/12/2023) waktu setempat. (VATICAN MEDIA) 

KWI menyebutkan ada pesan penting yang akan dibawa oleh Paus Fransiskus bagi umat beragama di Indonesia.

TRIBUN-MEDAN.COM - Menteri Agama (Menag) RI mengumumkan rencana kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia dan dukungan penuh untuk Pengurus LP3KN.

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Paus Fransiskus akan tiba di Indonesia pada Bulan September 2024.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara “Launching Pelaksanaan Program Strategis Menteri Agama bagi Masyarakat Katolik pada Wilayah Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T).

Acara diadakan di ruang Sidang Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Jalan Cut Meutiah, Jakarta, (Kamis 16/5/2024).

Hadir dalam acara ini Menteri Agama RI, Dirjen Bimas Katolik bersama para pembimas, para waligereja Indonesia, Sekjen Kementerian Sosial, tokoh-tokoh Katolik, Ormas Katolik, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Menteri Agama menyampaikan rencana kedatangan Paus Fansiskus ke Indonesia sudah disampaikan cukup lama, namun karena pandemi Covid-19 di tunda hingga tahun 2024.

Kementerian Agama dan KWI akan menyiapkan kunjungan Bapa Paus dengan membentuk panitia. Kunjungan Bapa Paus sebagai lawatan perdamaian kepada beberapa negara Asia pasifik.

Ketua LP3KN, Muliawan Margadana yang baru menerima ucapan selamat dari Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta, Kamis (16/5/2024) (HO)
Ketua LP3KN, Muliawan Margadana yang baru menerima ucapan selamat dari Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta, Kamis (16/5/2024) (HO) 

Sementara Ketua KWI, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC dalam sambutannya merasa senang karena Menag RI adalah Menteri pertama yang hadir di Gedung KWI yang baru diberkati dan diresmikan kemarin.

Menurutnya itu pertanda baik dengan kehadiran Menteri Agama, ada kerja sama yang erat antara pemerintah dan Gereja Katolik.

"Dengan melaunching beberapa program strategis, kami berharap program-program tersebut benar-benar berdayaguna untuk umat Katolik,"ujarnya.

Pada launching tersebut, Menteri Agama menyerahkan KMA 427 tahun 2024 tentang Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional periode 2023-2027 kepada Muliawan Margadana sebagai Ketua Umum LP3KN periode 2023-2027.

Penyerahan SK LP3KN ini juga bersamaan dengan penyerahan dokumen izin pendirian SMA Katolik di Purwokerto dan Toraja dan launching 7 layanan berbasis online untuk umat Katolik yang sudah bisa diakses di aplikasi Pusaka Kemenag.

Muliawan menyampaikan bahwa mewakili seluruh pengurus LP3KN berterima kasih kepada Menag RI Gus Yaqut dan Ketua KWI Mgr. Subianto yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin lembaga ini.

Apresiasi yang tinggi kepada Dirjen Bimas Katolik, Suparman dengan terobosan-terobosan program nyata bagi Umat Katolik berupa pembangunan gereja, Alkitab braile, pemberian 42 motor bagi para Penyuluh Katolik di daerah 3T hingga kehadiran pemerintah semakin di rasakan oleh masyarakat umumnya dan umat Katolik khususnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved