Kesehatan
Cara Mencegah Flu Singapura Agar Tidak Menyerang Anak
Sejumlah wilayah di Indonesia kembali dilanda flu Singapura. Umumnya, yang menjadi korban flu Singapura adalah anak-anak
TRIBUN-MEDAN.COM,- Saat ini banyak masyarakat yang tengah mencari cara mencegah flu Singapura atau hand foot mouth diseases (HFMD).
Teranyar, kasus flu Singapura menyerang anak-anak di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Menurut Dokter Spesialis Anak Tan Evi, perharinya mereka bisa menangani dua sampai lima anak yang terpapar flu Singapura.
Baca juga: 3 Doa Rasulullah Memohon Sembuh dari Sakit dan Penyakit
"(Kasus) flu Singapura, banyak, akhir-akhir ini meningkat 2 sampai 5 anak per hari yang datang berobat. HFMD rentan menyerang anak di bawah 5 tahun," terang Evi, dilansir dari Tribun Banyumas.com.
Lantas, bagaimana cara mencengah flu Singapura ini agar tidak menyerang anak? Simak ulasannya.
Cara Mencegah Penularan
Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik IDAI & Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Prof. Dr. dr. Edi Hartoyo, Sp.A(K), membagikan tips cegah penularan flu Singapura pada anak.
Pertama, lihat kondisi fisik anak.
Jika anak punya gejala seperti muncul lesi di telapak kaki, telapak tangan dan mulut, sebaiknya lakukan isolasi.
"Artinya jangan keluar 5-7 hari. Kalau sudah lewat, tidak menular lagi. Jangan sampai 2 minggu (isolasi). Terlalu lama kasihan," ungkapnya pada media briefing virtual, Selasa (2/4/2024).
Baca juga: 6 Tips Aman Berkendara saat Mudik Lebaran
Kedua, naikkan daya tahan tubuh anak.
Suruh anak istirahat cukup.
Lalu penuhi nutrisi yang baik pada anak.
Orangtua juga perlu mengingatkan anak untuk minum cukup.
Baca juga: 4 Tips Cegah Asam Lambung Naik saat Puasa Ramadan
"Dengan daya tahan tubuh naik otomatis akan menghalau virus masuk apa pun jenisnya," imbuhnya.
Ketiga, hindari kontak dengan orang yang diduga memiliki flu Singapura.
Termasuk pada bapak atau ibu.
"Anak ada gejala tadi suruh di rumah dulu agar tidak menyebar. Tunggu masa penularan 3-5 hari. Maka dia tidak menular lagi," tutupnya
Gejala flu Singapura
Ada beberapa gejala flu Singapura adalah:
1. Demam;
2. Nyeri tenggorokan;
3. Timbul luka di sekitar tenggorokan, lidah, dan bibir;
Baca juga: Benarkah Obat Sakit Kepala Bisa Memicu Anemia Aplastik, Simak Penjelasan BPOM dan Pakar Kesehatan
4. Nyeri pada mulut;
5. Kehilangan nafsu makan;
6. Lemas;
7. Muncul bintik-bintik kemerahan pada tangan dan kaki.
Wabah di Kabupaten Batang
Dokter Spesialis Anak Tan Evi menerangkan, kasus flu Singapura di Kabupaten Batang sempat muncul pada saat pandemi Covid-19.
Setelah sempat mereda, kasus serupa kembali terjadi.
"Dulu, sebelum Covid, pernah ada wabahnya. Ini ada lagi. Jadi, kenapa disebut flu Singapura, karena dulu wabahnya di Singapura. Tapi, penyakit aslinya HFMD," terang Tan Evi, dilansir dari Tribun Banyumas.com.
Baca juga: 5 Penyakit Mengerikan Jika Tetap Nekat Berhubungan Sesama Jenis
Ia menerangkan, flu Singapura ini umumnya menyerang kaki, tangan, dan mulut penderita.
Gejala awal flu singapura, penderita akan mengalami demam, atau sakit tenggorokan, kemudian akan muncul sariawan, ruam dan lepuh pada tangan serta kaki.
Dalam kasus ini, Tan Evi mengatakan, penanganan yang tepat sangat penting.
Dia menekankan pentingnya makan dan minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi.
"Pada tiga hari awal itu biasanya rewel, tidak nyenyak tidur. Tapi, setelah itu, biasanya, anak sudah baik-baik saja."
"Yang terpenting, asupan makan dan minum cukup agar tidak dehidrasi."
Baca juga: 12 Fasilitas Ruang Perawatan KRIS BPJS Kesehatan, dan 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung Biayanya
"Ada 1-2 anak yang rawat inap itu karena dehidrasi, makan minumnya kurang," ujarnya.
Meski tergolong penyakit ringan namun Tan Evi mengimbau agar anak-anak penderita flu singapura menjalani isolasi di rumah.
Ini penting dilakukan lantaran virus tersebut mudah menular.
"Kalau penyakit ini belum ada vaksinnya. Sebaiknya, anak yang sudah terkena, diisolasi, minimal satu pekan biar tidak menularkan."
"Penularannya dapat terjadi dari udara," jelasnya.(tribun-medan)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/flu-SIngapura-merebak-di-Kabupaten-Batang.jpg)