Breaking News

Sumut Terkini

Limbah FABA PLTU Pangkalan Susu Diduga Diperjualbelikan, Modus Pakai MoU Desa

Belakangan beberapa desa di Kabupaten Langkat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sudah melalukan hal tersebut.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ANIL
Suasana PLTU Pangkalan Susu, Tanjung Pasir, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Beredar isu jika limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) PLTU Pangkalan Susu diduga diperjualbelikan atau dikomersilkan oleh oknum yang tak bertanggungjawab. 

Menyikapi isu ini wartawan pun menggali sejumlah informasi di lapangan. 

Perlu diketahui, jika ada peminat limbah FABA yang ingin mengambil, tidak serta merta begitu saja. Ada sejumlah persyaratan bahkan nota kesepakatan (MoU) yang dilakukan antara kedua belah pihak.

Belakangan beberapa desa di Kabupaten Langkat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sudah melalukan hal tersebut.

Di mana FABA dimanfaatkan atau diolah menjadi campuran pembuatan paving block. 

Namun hal ini diduga dimanfaatkan atau dijadikan modus oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Caranya, oknum tersebut disebut-sebut memakai atau meminjam MoU salahsatu desa untuk mengambil FABA dan diperjualkanbelikan.

Tentunya diduga sudah ada kesepakatan antara oknum dan pihak desa.

Saat dikonfirmasi orang yang disebut-sebut memperjualbelikan FABA yaitu bernama Antoni. 

Saat dikonfirmasi Antoni membantah tak melakukan hal itu.

Ia mengatakan, jika FABA diambil dan diproses terlebih dahulu.

"Kita proses dulu, kita jadikan batako," ujar Antoni sembari mengatakan jika tempat proses pembuatan batakonya tepat berada di depan PLTU Pangkalan Susu. 

Kemudian, salahseorang narasumber yang meminta identitasnya tak ingin disebutkan mengatakan, jika belakangan truk tangki yang membawa limbah FABA diduga milik Antoni sudah tak mampir ke tempat proses pembuatan batako. 

Hal ini tak luput dari amatan wartawan saat berada disekitar lokasi PLTU. Jika memang benar truk tangki bermuatan limbah tak mampir ditempat proses pembuatan batako. 

"Belakangan truk tangki ini sudah gak masuk ke tempat itu (tempat proses pembuatan batako di depan PLTU Pangkalan Susu). Jadi ambil FABA dari dalam, langsung dibawa entah kemana, gak tau kami tujuannya," ujar sumber.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved