Berita Medan

INI Alasan Bagong Serang dan Bantai Kepala Keluarga Peternak di Desa Saentis

Petugas pun telah meminta keterangan dari pelaku Bagong untuk mengetahui motif dari kejadian tersebut.

Tayang:
Editor: Ayu Prasandi
DOK POLSEK MEDAN TEMBUNG
Tampang Wargono alias Bagong, pelaku penyerangan rumah dan penganiayaan terhadap Sarengat, hingga berujung maut di Jalan Simpang Kariman, Pasar III, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang. 

"Ada dua orang lagi yang masih kita buru, pelaku utama juga bernama Nanang dan Dewa," ucapnya.

Sebelumnya, seorang kepala keluarga bernama, Sarengat tewas setelah dibantai puluhan orang tak dikenal di depan keluarganya.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Simpang Kariman, Pasar III, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, pada Sabtu (4/5/2024) silam.

Menurut istri korban, Nurlelani sampai sekarang pihak keluarga belum mengetahui motif penyerangan yang dilakukan oleh sekitar 50 orang itu.

"Sampai sekarang kami nggak tahu apa motif mereka, sudah 20 tahun kami tinggal di sini jaga ternak nggak pernah buat masalah," kata Nurlelani kepada Tribun Medan, Kamis (13/6/2024).

Ia menjelaskan, selama ini suaminya hanya bekerja sebagai pengembala ternak dan tidak pernah terlibat masalah dengan siapapun.

"Suami saya cuma tahu nyari makan ternak, nggak pernah kemana-mana dan nggak ada masalah dengan siapapun," sebutnya.

Wanita berusia 60 tahun ini pun berharap kepada pihak kepolisian, agar bisa menangkap seluruh pelaku dan mengungkap kasus yang menewaskan suami tercintanya.

"Kami mohon semua pelakunya ditangkap. saya nggak ak tahu apa permasalahannya. Kalau tahu masalahnya kan bisa diselesaikan dengan cara baik-baik," pungkasnya.

(Cr11/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved