Breaking News

Power Messi Lebih Besar, Pejabat Argentina Dipecat gara-gara Suruh La Pulga Minta Maaf

Selebrasi kemenangan timnas Argentina pasca-juara Copa America 2024 yang diwarnai tudingan kasus rasialisme ikut menyeret Lionel Messi.

Twitter/WeAreMessi
Lionel Messi koleksi 45 trofi, sah jadi pesepak bola tersukses sepanjang sejarah 

TRIBUN-MEDAN.com - Power Lionel Messi ternyata lebih besar ketimbang pejabat tinggi Argentina.  

Pasalnya, pejabat tinggi negara di Argentina dipecat selepas memaksa sang kapten meminta maaf atas insiden rasialisme yang dilakukan pemain Albiceleste.

Selebrasi kemenangan timnas Argentina pasca-juara Copa America 2024 yang diwarnai tudingan kasus rasialisme ikut menyeret Lionel Messi.

Sang kapten diharuskan meminta maaf atas aksi rekan-rekannya menyindir para pemain Prancis, terutama Kylian Mbappe.

Lewat nyanyian, mereka melontarkan kata-kata yang sangat ofensif hingga dicap sebagai tindakan rasialis.

Chant tersebut disebarkan melalui Instagram Story gelandang Albiceleste milik Chelsea, Enzo Fernandez, ketika sedang berada di bus.

Baca juga: Penampilan Fantastis Yamal Juara Euro 2024, Ingatkan Legenda Three Lions ke Wayne Rooney

Sang pemilik akun, Fernandez, sudah melayangkaan permintaan maaf secara terbuka.

Messi diduga tidak terlibat langsung dalam perekaman video kontroversial tersebut.

Kabarnya, dia bersama Alexis Mac Allister, Emi Martinez, Nicolas Otamendi, dan Lautaro Martinez tak masuk rombongan pemain di bus.

Meski demikian, sebagai kapten, superstar Inter Miami itu diwajibkan secara resmi mewakili para pemain untuk ikut meminta maaf kepada khalayak.

Tindak rasialis ini dikhawatirkan bakal mencoreng citra negara dan masyarakat Argentina di mata publik.

Baca juga: Gelandang Chelsea Enzo Fernandes Dikecam Keluarkan Nyanyian Rasis, Federasi Prancis Buat Gugatan

Hal tersebut diungkapkan seorang pejabat tinggi Sekretariat Bidang Olahraga Argentina, Julio Garro.

"Kapten tim nasional harus juga muncul untuk meminta maaf buat kasus ini," kata Garro, dikutip dari laman laman Fox Sports.

"Begitu juga AFA (Federasi Sepak Bola Argentina)."

"Saya pikir ini tidak layak. Hal itu membuat negara kita berada dalam posisi yang buruk," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved