Power Messi Lebih Besar, Pejabat Argentina Dipecat gara-gara Suruh La Pulga Minta Maaf
Selebrasi kemenangan timnas Argentina pasca-juara Copa America 2024 yang diwarnai tudingan kasus rasialisme ikut menyeret Lionel Messi.
Efek nyanyian anak asuh Lionel Scaloni merambat kepada reaksi Federasi Sepak Bola Prancis, yang berniat mengajukan komplain secara hukum atas insiden itu.
FIFA dan Chelsea, klubnya Fernandez, juga menggelar investigasi guna mendalami adanya unsur pelanggaran rasialisme.
Baca juga: Lionel Messi Kembali ke Inter Miami, Nonton The Herones Pakai Sepatu Ortopedi
The Blues akan menerapkan prosedur sanksi internal untuk pemain andalannya itu, sementara akun Fernandez sudah di-unfollow beberapa personel Chelsea asal Prancis.
Namun, efek tak kalah dahsyat ternyata justru menghantam Garro.
Politisi Partai Republik asal La Plata malah kehilangan jabatan yang diembannya sejak Maret 2024.
Garro dibebastugaskan dari posisinya akibat pernyataan 'memaksa' Messi ataupun pelaku olahraga lainnya bersikap dan meminta maaf, terutama untuk tindakan yang belum terbukti dilakukannya.
Pemecatan itu diumumkan langsung melalui keputusan Presiden Argentina, Javier Millei, melalui akun resmi kepresidenan.
"Tidak ada (pejabat) pemerintah yang dapat menyuruh timnas Argentina, juara dunia dan Copa America dua kali, apa yang harus dikatakan, dipikirkan, atau dilakukan, atau kepada warga negara yang lainnya. Untuk alasan ini, Julio Garro diberhentikan sebagai Wakil Sekretaris Bidang Olahraga Nasional," cuit akun Oficina del Presidente, atau Kantor Kepresidenan Republik Argentina.
Sebelumnya, kata-kata yang dilontarkan sejumlah pemain timnas Argentina di bus pada 15 Juli lalu itu diterjemahkan sebagai nyanyian rasialis oleh sejumlah pihak.
Walaupun demikian, terdapat pula kubu yang menilai tidak ada unsur rasialis di dalamnya.
Maka dari itu investigasi mendalam oleh pihak berwenang diperlukan guna menentukan adanya potensi sanksi maupun tidak.
"Dengar, sebarkan kata-kata ini," begitu lirik chant rasialis yang dinyanyikan Fernandez dkk.
"Mereka bermain di Prancis tetapi semuanya berasal dari Angola. Kerennya, mereka akan berlari."
"Mereka adalah cometravas seperti si sialan Mbappe."
Cometravas adalah istilah buat seseorang yang berhubungan seks dengan transgender.
"Ibu mereka dari Nigeria, ayah mereka orang Kamerun. Tetapi di dokumen... Kebangsaan: Prancis."
(tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di BolaSport.com
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram, Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| LIONEL Messi Dipastikan Starter di Laga Terkahir, Matangkan Persiapan Argentina di Pildun 2026 |
|
|---|
| Batal Lawan Spanyol, Argentina Hadapi Zambia, Lionel Messi Masuk dalam Daftar Pemain |
|
|---|
| Argentina vs Spanyol Duel Finalissima 2026 di Qatar Terancam Dipindah karena Situasi Perang |
|
|---|
| Daftar 10 Atlet Bayaran Tertinggi, Cristiano Ronaldo Merajai 4,1 Triliun Setahun, Messi Nomor 3 |
|
|---|
| Kebiasaan Random Lionel Messi Saat Waktu Luang, Nonton TV Sendirian, Kecanduan Lihat TikTok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Messi-trofi-Coppa-america.jpg)