Pelatihan Jahe Merah

115 Peserta Ikuti Pelatihan Jahe Merah Komix Herbal bersama BNN RI

Komix Herbal berikan pelatihan jahe merah untuk masyarakat wilayah rawan narkotika dalam rangka alternative development

Editor: Ayu Prasandi
Tribun Medan/HO
Bertempat di Aula Universitas Potensi Utama, sejumlah 115 peserta dilatih budidaya, pengolahan, hingga cara pemasaran jahe merah. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komix Herbal berikan pelatihan jahe merah untuk masyarakat wilayah rawan narkotika dalam rangka alternative development bersama Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Kamis, (17/7/2024).

Bertempat di Aula Universitas Potensi Utama, pelatihan tersebut diikuti 115 peserta.

Para peserta dilatih budidaya, pengolahan, hingga cara pemasaran jahe merah.

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara launching Bimtek Life Skill Kawasan Rawan se-Indonesia, di JW Marriott, Medan, Sumatera Utara, dalam rangka meningkatkan kapasitas Penggiat P4GN menjadi aktif dan antisipatif dalam mengembangkan potensi wilayahnya serta membentuk masyarakat kawasan rawan narkotika yang produktif dan mampu mandiri secara ekonomi sehingga bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Pelatihan budidaya jahe merah disampaikan oleh Zaini Ahsan Prahendra, Sustainable Development Goals PT. Bintang Toedjoe.

Komix Herbal berikan pelatihan jahe merah untuk masyarakat wilayah rawan narkotika dalam rangka alternative development bersama BNN (17/7/2024).
Komix Herbal berikan pelatihan jahe merah untuk masyarakat wilayah rawan narkotika dalam rangka alternative development bersama BNN (17/7/2024). (Tribun Medan/HO)

“Dalam budidaya jahe merah, selain praktek, kita juga memfasilitasi media pembelajaran berupa bibit jahe merah, pupuk, media tanam, polybag, hingga fungisida untuk ditanam di pekarangan rumah," ujarnya.

Bertempat di Aula Universitas Potensi Utama, sejumlah 115 peserta dilatih budidaya, pengolahan, hingga cara pemasaran jahe merah.

Ditambah jahe merah bisa dikembangkan lagi, untuk itu pengolahan dan pemasaran jahe merah juga diberikan dalam pelatihan ini.

Hasil panen jahe merah dapat dikembangkan menjadi berbagai macam olahan, baik makanan maupun minuman. 

Public Relations & Community Development Manager PT Bintang Toedjoe, Evanie Noer Putri, menyampaikan, hasil olahan jahe merah yang sudah menjadi produk dan beredar di pasar agar dapat diterima konsumen perlu legalitas.

Legalitas peredaran produk di pasar dapat dilakukan dengan melakukan pendaftaran produk ke institusi yang berwenang.

Tak hanya itu, pemasaran jahe merah dan potensi kewirausahaan dari jahe merah juga disampaikan oleh Fikry Koja sebagai praktisi di bidang marketing dan sales kepada peserta.

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara launching Bimtek Life Skill Kawasan Rawan se-Indonesia, di JW Marriott, Medan, Sumatera Utara.
Kegiatan ini merupakan rangkaian acara launching Bimtek Life Skill Kawasan Rawan se-Indonesia, di JW Marriott, Medan, Sumatera Utara. (Tribun Medan/HO)

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara launching Bimtek Life Skill Kawasan Rawan se-Indonesia, di JW Marriott, Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan pelatihan jahe merah dirasakan manfaatnya oleh Eva, salah satu peserta dalam pelatihan ini.

“Menanam jahe merah saya pikir mudah, karena pernah menanam tapi tidak tumbuh, ternyata setiap prosesnya ada hal-hal yang harus diperhatikan, dan tadi juga sudah dijelaskan oleh pemateri dengan jelas, termasuk sampai ke pemasarannya” ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved