Berita Viral

VIRAL Kisah Kakek Imanuel, Ditandu 32 Km Lewati Lembah Curam dan Jalan Terjal demi Berobat ke RS

Baru-baru ini, viral di media sosial kisah Kakek Imanuel yang ditandu sejauh 32 km lewati lembah curam dan jalan terjal demi berobat ke RS.

Editor: Liska Rahayu
Tangkapan layar
Kakek berusia 65 tahun asal Desa Huku Kecil, Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat, ini terpaksa ditandu keluarganya untuk bisa berobat ke rumah sakit karena di desa itu tak ada satu pun fasilitas kesehatan yang tersedia, Kamis (18/7/2024). 

Kurniawan mengatakan, petugas medis di Puskesmas Elpaputih juga telah mengambil langkah penanganan secara medis terhadap pasien.

Namun keluarga pasien meminta agar kakek Imanuel segera dirujuk ke rumah sakit.

"Menurut kepala puskesmas, pasien minta dirujuk ke RSUD Masohi karena jarak yang lebih dekat dari Elpaputih," katanya.

Kurniawan mengakui kakek Imanuel ditandu keluarganya dengan menempuh jarak yang jauh dan medan yang berat karena di Desa Huku Kecil belum tersedia fasilitas kesehatan yang memadai.

Satu-satunya fasilitas kesehatan yang tersedia di desa tersebut hanyalah sebuah polindes. 

Namun sayangnya tak ada tenaga medis yang mengoperasikan polindes di desa tersebut.

"Di Huku Kecil itu hanya ada satu polindes saja, yang lain tidak ada," katanya.

Menurut Kurniawan, saat ini pihaknya telah melakukan identifikasi untuk menangani masalah yang terjadi di Desa Huku Kecil dan juga desa-desa lain yang terisolasi di pedalaman Seram Bagian Barat.

"Iya, ini kita mau identifikasi sarana dan prasarana kesehatan kita dan mana-mana yang dibutuhkan di daerah-daerah itu termasuk juga tenaga medis," katanya.

Ia mengaku telah membahas masalah tersebut dengan penjabat Bupati Seram Bagian Barat. 

Hasilnya untuk tahun ini akan dibangun sebuah puskesmas pembantu di Desa Huku untuk menangani masalah kesehatan warga yang ada di desa itu.

"Kemarin saya sudah bahas masalah ini dengan Pak Bupati jadi fokus kita di wilayah pegunungan seperti di Elpaputih. Jadi sudah identifikasi dan tahun ini di Huku ada pembangunan Pustu," katanya.

Ia juga memastikan akan menempatkan tenaga medis di desa tersebut dan juga tiga desa pegunungan lainnya.

"Petugas medis sudah siap ditempatkan di daerah itu sambil menunggu pustu jadi," katanya.

(*/Tribun Medan)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved