Berita Viral

RESPONS Jenderal Maruli Soal Oknum TNI Diduga Terlibat Bakar Rumah Wartawan Karo: Ngapain Dilindungi

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memastikan tidak akan melindungi anggotanya jika terlbat dalam kasus pembakaran yang ter

HO
Akhirnya Jenderal Maruli Angkat Bicara Soal Koptu HB Dilaporkan Kasus Pembakaran Wartawan di Karo 

Bukti yang dibawa diantaranya tiga berita yang dimuat korban tentang adanya dugaan Koptu HB membuka markas judi.

"Alat bukti yang kita sampaikan itu sama dengan apa yang kita sampaikan di Puspom Angkatan Darat adalah 3 berita yang sudah diterbitkan oleh almarhum di medianya terkait adanya pemberitaan mengenai lokasi judi ataupun praktek judi yang diduga dimiliki anggota TNI berinisial Koptu HB,"kata Irvan, Kamis (18/7/2024).

Baca juga: 5 Calon Gubernur dari Gerindra: Mulai dari Eks Panglima GAM Muzakir Manaf hingga Irjen Ahmad Luthfi

Baca juga: JADWAL Pramusim Arsenal Mulai 25 Juli, Arteta Bawa 12 Pemain Akademi ke Amerika Serikat

Selain itu, Eva juga membawa bukti saat diduga nomor telepon Koptu HB menghubungi pemimpin redaksi (Pimred) Rico sebanyak tiga kali.

Koptu HB meminta supaya atasan Rico Sempurna tersebut untuk menghapus berita yang sudah dimuat.

"Terlebih dahulu menelpon sebanyak 3 kali, dua kali menelepon tidak direspon dan setelah itu dikirim whatsapp juga tidak di take down.

Terakhir dengan bahasa memelas Koptu HB minta hapus la bang'"lanjutnya.

Dengan bukti-bukti ini pihak keluarga korban meyakini tewasnya Rico Sempurna dan tiga anggota keluarganya diduga berkaitan dengan Koptu HB, meski Polisi sudah menangkap dua eksekutor dan satu orang yang memerintahkan.

Namun sayangnya, dari informasi yang didapat LBH Medan, Pomdam I Bukit Barisan belum memeriksa Koptu HB.

Pemeriksaan baru sebatas di kesatuan Koptu HB, yakni diduga di Batalyon Si'Mbisa.

"Tetapi kalau menurut pomdam 1 sudah dipanggil oleh pimpinannya kalau pemeriksaan secara resmi memang belum ada. "

Anak Korban Laporkan Oknum TNI ke Puspomad

Terkait kasus ini sebelumnya, Putri jurnalis Tribrata.tv Rico Sempurna Pasaribu, EP, didampingi kuasa hukumnya, LBH Medan, Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ), dan Kontras melaporkan anggota Yonif 125 Simbisa yakni Koptu HB ke Markas Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Mapuspomad) di Jakarta Pusat pada Jumat (12/7/2024).

EP dan kuasa hukumnya melaporkan Koptu HB karena diduga terlibat dalam pembunuhan berencana dan pembakaran empat anggota keluarganya termasuk ayah, ibu, adik, dan anaknya di rumah ayahnya di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo pada Kamis (27/6/2024) dini hari.

Kuasa Hukum EP, Irvan Saputra, mengatakan pihaknya juga membawa sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang dibawa di antaranya bukti pemberitaan terkait praktik judi yang diduga melibatkan Koptu HB dan ditulis oleh almarhum Rico.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved