TRIBUN WIKI

9 Cara Menghilangkan Ketombe Gatal yang Bikin Enggak Pede

Masalah ketombe sering kali mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Cara mengatasi ketombe yang ampuh yakni dengan keramas cuka apel

Tayang:
Editor: Array A Argus
INTERNET
Ilustrasi ketombe basah 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Ketombe merupakan kotoran yang ada pada permukaan kulit kepala yang menyebabkan rasa gatal dan munculnya serpihan.

Serpihannya berwarna putih atau kuning.

Serpihan dari kulit kepala itu sering hinggap di baju, sehingga dapat merusak penampilan dan menurunkan rasa percaya diri.

Sebagian besar, ketombe disebabkan oleh kondisi kulit kepala yang terlalu berminyak atau terlalu kering.

Ketombe juga dapat terjadi karena adanya pertumbuhan jamur Malassezia pada kulit kepala, dimana jamur tersebut mirip dengan ragi dan akan memakan minyak yang ada di kulit kepala.

Baca juga: Manfaat Beras Merah dan Cara Pengolahannya, Ternyata Bermanfaat Bagi Ibu Menyusui

Ketombe terdiri atas dua jenis, yaitu ketombe kulit kering dan ketombe kulit berminyak.

Ketombe kulit kering sering terjadi pada musim dingin, karena cuaca dingin dan pemanasan dalam ruangan memicu kekeringan pada kulit kepala.

Selain itu, mencuci rambut dengan air panas juga dapat menyebabkan terjadinya ketombe kulit kering.

Di lain sisi, ketombe kulit berminyak berukuran cenderung lebih besar daripada ketombe kulit kering.

Ketombe kulit berminyak juga terlihat lebih berwarna kuning dan lebih berminyak. Ketombe kulit berminyak biasanya disebut dengan Dermatitis seboroik.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan masalah ketombe, mulai dari membeli produk yang dijual bebas, hingga konsultasi langsung ke dokter kulit.

Namun, ada beberapa cara mudah dan cepat yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini.

Baca juga: Manfaat Buah Pala Bagi Kesehatan yang Belum Banyak Diketahui Masyarakat

Berikut adalah cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi ketombe:

1. Mengoleskan minyak kelapa

Minyak kelapa berasal dari ekstrak daging kelapa segar atau daging kelapa yang telah dikeringkan.

Selain menghilangkan ketombe, minyak ini juga dapat melembapkan kulit kepala dan rambut, serta menghaluskan dan menyuburkan rambut.

Cara penggunaannya cukup mudah.

Oleskan minyak kelapa ke kulit kepala, kemudian pjat secara perlahan dan diamkan 15 menit, lalu cuci dan bilas hingga bersih.

Baca juga: Manfaat Donor Darah Bagi Tubuh, dan Waktu Terbaik untuk Melakukannya

2. Keramas dengan tea tree oil (minyak pohon teh)

Minyak pohon teh atau tea tree oil berasal dari penyulingan uap daun tea tree.

Minyak ini dapat mengurangi pertumbuhan jamur penyebab ketombe serta meredakan gatal.

Sebelum menggunakannya, pastikan kamu tidak memiliki alergi terhadap minyak ini.

Untuk memastikan kamu tidak memiliki alergi, coba teteskan sedikit minyak ini pada kulit lengan dan tunggu reaksinya dalam 24 jam.

Jika terlihat memerah, hentikan penggunaannya.

Cara penggunaannya, campurkan 2-3 tetes tea tree oil dengan sampo yang biasa dipakai, oleskan campuran ke kulit kepala dan rambut, pijat dengan lembut, diamkan selama 5 menit, lalu bilas rambut hingga bersih.

Baca juga: 6 Manfaat Khitan Bagi Laki-laki yang Belum Banyak Diketahui

3. Keramas dengan cuka apel

Zat asam pada cuka apel diyakini mampu mengurangi dan menghambat pertumbuhan jamur penyebab ketombe.

Manfaat cuka apel dalam mengatasi ketombe tercatat dalam studi yang berjudul Growth Inhibition of a Phytopathogenic Fungus, Colletotrichum Species by acetic acid pada Microbiology Research.

Cara penggunaannya, campurkan ¼ gelas cuka apel dengan 1 gelas air.

Keramas dan bilas rambut seperti biasa, lalu gunakan larutan cuka apel sebagai bilasan terakhir, kemudian oleskan kondisioner.

Selain itu, kamu juga dapat mencampurkan satu sendok makan cuka apel dengan minyak esensial, setelahnya semprotkan ke kulit kepala secara menyeluruh.

Hindari penggunaan cuka apel tanpa melarutkannya atau mencampurkannya terlebih dahulu dan langsung mengoleskannya ke kulit kepala.

Cara ini dapat membuat kulit kepala terkena iritasi.

Baca juga: Manfaat dan Kegunaan Fitur 3 Dimensi Keuangan yang Unik di wondr by BNI

4. Masker air lemon

Di dalam lemon, terdapat banyak nutrisi penting yang mampu menunjang kesehatan rambut.

Di antaranya, vitamin C, asam sitrat, flavonoid, dan zat besi.

Kandungan-kandungan tersebut dapat mengatasi ketombe dengan menyeimbangkan pH kulit kepala.

Fakta tersebut terlampir pada jurnal Shampoo and Conditioner: What a Dermatologist Should Know?

Pada Indian Journal of Dermatology.

Dengan menggunakan air lemon, tak hanya masalah ketombe yang dapat diatasi, tetap juga mencegah reaksi peradangan kulit.

Untuk mengatasi ketombe, siapkan 2 sendok teh air perasan lemon, lalu oleskan ke kulit kepala setelah keramas, diamkan selama 10-15 menit, kemudian bilas rambut sampai bersih. Jika tidak ada lemon, jeruk nipis dapat digunakan sebagai alternatif.

5. Mengoleskan lidah buaya

Kandungan anti radang dan anti jamur pada lidah buaya diketahui dapat mengatasi peradangan di kulit kepala yang menjadi pemicu munculnya ketombe.

Selain menghilangkan ketombe, lidah buaya juga dapat meredakan gatal dan menguatkan rambut.

Untuk penggunaannya, kupas dan lumatkan 1 batang lidah buaya, campurkan dengan 1 sendok minyak kelapa, oleskan masker ke rambut dan kulit kepala.

Lalu, tutup rambut dengan penutup kepala dan bungkus kepala dengan handuk yang telah direndam dalam air hangat.

Biarkan selama 30 menit, kemudian keramas seperti biasa. Untuk hasil yang maksimal, lakukan perawatan ini seminggu sekali sampai ketombe hilang.

6. Menaburkan soda kue

Soda kue dapat digunakan untuk mengurangi gatal-gatal dan mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk di kulit kepala.

Bahan ini juga dapat membasmi jamur penyebab ketombe.

Untuk penggunaannya, taburkan soda kue secukupnya ke rambut yang basah secara merata, pijat kulit kepala, dan diamkan selama 1-2 menit.

Lalu keramaslah hingga soda kue benar-benar bersih.

7. Mengelola stres

Tingkat stres seseorang bisa memengaruhi banyak aspek kesehatan mulai dari kondisi kronis hingga kesehatan mental.

Stres berlebihan mampu memperburuk gejala gatal-gatal dan kekeringan pada rambut.

Selain itu, stres juga dapat menurunkan daya tahan tubuh, termasuk kemampuan tubuh dalam melawan infeksi jamur penyebab ketombe di kulit kepala.

Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa dari 166 orang dengan dermatitis seboroik, sekitar 28 persen melaporkan bahwa stres adalah pemicu gejala dermatitis.

Untuk tetap menjaga kestabilan tingkat stres, ada beberapa kegiatan yang baik dilakukan, seperti meditasi, yoga, pernafasan dalam, hingga menghirup aroma terapi.

8. Mengonsumsi probiotik

Probiotik adalah sekelompok bakteri baik yang menjaga, melindungi, dan memelihara kesehatan sistem pencernaan.

Tak hanya mampu memelihara kesehatan sistem pencernaan saja, nutrisi di dalamnya juga mampu meningkatkan daya tahan tubuh, termasuk dalam melawan infeksi jamur penyebab ketombe.

Kita bisa mengonsumsi yoghurt, tempe, kimchi, dan kombucha untuk mengurangi keparahan ketombe.

Penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi probiotik selama 56 hari berturut-turut bermanfaat untuk mengurangi keparahan ketombe.

Meski demikian, cara alami menghilangkan ketombe menggunakan probiotik masih perlu diteliti lebih lanjut.

9. Menjalani pola makan sehat

Penelitian menunjukkan bahwa menjalani pola makan sehat dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus yang berperan menjaga daya tahan tubuh.

Daya tahan tubuh yang baik dapat mencegah infeksi jamur penyebab ketombe.

Makanan sehat yang kaya akan zinc dan vitamin B dinilai dapat mencegah ketombe.

Selain itu, asupan omega-3 juga cukup penting untuk mengatasi ketombe, karena nutrisi ini  dipercaya memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan kulit, karena membantu mengelola produksi dan hidrasi minyak.

Ketika tubuh kekurangan omega-3, maka akan berdampak pula pada kondisi kesehatan kulit kepala.

Gejala ini berupa rambut kering, kulit kering hingga ketombe.

Makanan yang mengandung lemak omega-3, antara lain salmon, trout, makarel, biji rami, biji chia, dan kenari.

Selain mengonsumsi makanan yang mengandung zinc, vitamin B, dan omega-3, kita juga perlu menghindari konsumsi makanan berlemak guna mencegah infeksi jamur dengan cara mengendalikan pertumbuhan ragi dan meningkatkan mikrobioma usus.

Adapun makanan-makanan yang sebaiknya dihindari, yaitu karbohidrat, daging merah, makanan cepat saji, gorengan, serta makanan dan minuman manis.

Selain cara-cara alami yang telah disebutkan sebelumnya, kita juga dapat mengatasi ketombe dengan sampo antiketombe yang mengandung coal tar, pyrithione zinc, sulfur, asam salisikat, selenium sulfida, atau ketoconazole.

Penggunaan sampo antiketombe disarankan 2 kali seminggu. Jika kamu keramas setiap hari, gunakan sampo antiketombe sebanyak 2 kali dan sampo yang biasa dipakai 5 kali.

Jika penggunaan sampo antiketombe ini dirasa tidak efektif, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Kita semua pasti pernah mendengar ungkapan, “lebih baik mencegah daripada mengobati.”

Dalam kondisi kulit kepala berketombe, ungkapan ini benar adanya.

Meski cara-cara yang telah dipaparkan dapat dikategorikan sebagai cara yang sederhana dan mudah, namun akan lebih baik jika kita tak pernah merasakan kulit kepala berketombe dan merasakan gatal-gatal yang tak tertahankan.

Ketombe dapat dicegah dengan keramas secara rutin.

Jika kulit kepala berminyak, kita bisa keramas setiap hari.

Namun, jika kulit kepala kering atau kulit kepala cukup sensitif, sebaiknya jangan keramas setiap hari, cukup 2 atau 3 kali seminggu.

Selain itu, hindari penggunaan produk penata rambut yang terlalu sering, karena kulit kepala akan mudah berminyak sehingga memicu munculnya ketombe.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved