Berita Viral

SIAPA SOSOK 4 Ketua Organisasi Mahasiswa yang Terjaring OTT Dirilis Polrestabes Medan Hari Ini?

Para ketua organisasi mahasiswa ini terjaring OTT di sebuah kafe yang terletak di kawasan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru

Tayang: | Diperbarui:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun. TRIBUN-MEDAN/ALFIANSYAH 

Lalu, saat disinggung siapa yang menjadi korban pemerasan, Jama masih enggan membeberkannya.

"Nanti jelasnya akan disampaikan," ujarnya.

Menurut informasi, mereka tertangkap tangan ketika menerima uang Rp 40 juta dari salah satu staf ahli yang pemegang atau pengguna anggaran proyek di Kota Medan.

Dari para terduga pelaku, pihak kepolisian dikabarkan mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp40 juta.

Diduga berawal dari aksi unjuk rasa

Kasus OTT ini terjadi setelah sebelumnya sejumlah mahasiswa melakukan aksi demo (unjuk rasa) terkait kebijakan Walikota Medan, Bobby Nasution.

Diketahui, pada Senin (29/7/2024) lalu, puluhan  mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan.

Pantauan Tribun Medan, Wali Kota Bobby Nasution terlihat sempat berdebat. Sebab banyak mahasiswa yang mempertanyakan bukan ranah Pemko Medan.

Aksi tersebut berlangsung selama 4 jam. Dimana dalam aksi itu, Bobby menjawab semua pertanyaan dan tuntutan yang dilayangkan mahasiswa tersebut. 

Hal itu lantaran mahasiswa ini membahas tentang proyek  lampu poncong yang tak kunjung ditangkap.

"Kan saya sudah bilang kalau mau ditangkap, mau itu kejaksaan itu silahkan saja. Tapi kalian bilang jangan ditangkap jadinya gimana, serba salah jadinya," ucapnya. 

Bukan hanya membahas lampu pocong, mahasiswa ini pun membahas tentang sejumlah proyek Pemko Medan yang tidak beres. Namun, dalam aksi itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution membantah sejumlah proyek di Pemko Medan mangkrak.

"Mangkrak dari mana, itu semua sedang lagi dikerjakan. Tenggat waktu seluruh proyek  selesai di akhir tahun ini," ucapnya. 

"Aku udah bilang tadi, di ranah kami, ranah Pemko, itu ketika uang dikembalikan, dan laporan sudah masuk tentang itu selesai. Karena yang kami ambil tidak ada kerugian negara,"jelasnya.

Mendengar jawaban itu, mahasiswa itu kembali mempertegas, bahwa proyek lampu pocong itu tetap rugi. "Rugilah bang. Kan sudah dibangun,"ucap mahasiswa tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved