Berita Viral
VIRAL Coran Basah Digilas Pemotor, Jalanan Jadi Bergelombang Bekas Ban, Warga: Mohon Bersabar
Baru-baru ini, viral di media sosial coran basah digilas pemotor beramai-ramai. Padahal coran tersebut masih basah, namun pemotor sudah melintasi jal
TRIBUN-MEDAN.com - Baru-baru ini, viral di media sosial coran basah digilas pemotor beramai-ramai.
Padahal coran tersebut masih basah, namun pemotor sudah melintasi jalanan tersebut begitu saja.
Aksi tak terpuji dilakukan puluhan pengendara motor di Jalan Nanjung, Kampung Cibodas, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.
Mereka terekam kamera menggilas coran perbaikan jalan yang masih basah pada Selasa (6/8/2024) pagi.
Rekeman video memperlihatkan puluhan pengendara yang memaksakan diri melewati Jalan Nanjung yang sedang diperbaiki itu pun viral di media sosial.
Dari pantauan di lokasi pada Kamis (8/8/2024), masih terlihat jelas jejak-jejak ban sepeda motor yang membelah coran yang saat ini telah mengeras.
Baca juga: SUMPAH Pocong Saka Tatal Bakal Digelar Usai Salat Jumat, Iptu Rudiana Malah Menghilang Lagi
Baca juga: Terkuak Pemicu Retaknya 19 Tahun Rumah Tangga Andre Taulany dan Erin, Isyarat tak Mungkin Rujuk
Baca juga: Pelaku Lain Kasus Pembacokan Prajurit TNI di Medan,Polrestabes Buru Eks Ketua Geng Motor MJS dan MIR
Coran yang telah mengeras itu pun terlihat telah dilintasi pengendara roda dua maupun roda empat.
Warga setempat, Dimyati (53) menjelaskan, pengecoran di jalan tersebut dilakukan pada malam hari dan selesai pada pukul 04.00 WIB pada Selasa (6/8/2024).
Pada pukul 07.00 WIB, lalu lintas di jalan tersebut mengalami kepadatan dari dua arah karena dilakukan buka-tutup.
"Jadi pengecoran jalan dilakukan malam hari hingga subuh. Nah posisinya jalan ini telah beres dicor pada Selasa subuh jam 04:00 WIB. Tiap ujung jalan juga sudah ditutup agar gak ada yang melintas," kata Dimyati di lokasi.

Dimyati mengungkapkan, pengendara dari arah Soreang ke Leuwihgajah akhirnya terpancing untuk melintas di coran yang masih basah saat melihat ada pengendara lain yang masuk ke jalur tersebut.
"Waktu awalnya pengendara dari arah Soreang ke Leuwigajah masih bersabar, tapi karena ada bubaran pabrik dan masuk jalan ini, jadi langsung diikuti oleh pengendara lain," ungkapnya.
Dimyati menuturkan, setidaknya ada 30 motor yang akhirnya ikut melintasi coran basah sepanjang 200 meter tersebut.
Dimyati pun turut menyayangkan sikap pengendara yang tak bisa bersabar hingga memaksakan diri melintasi coran jalan yang masih basah.
"Jadi yang rusak ini adalah coran awal sebelum dipasang besi dan batu kalsit. Kami harap para pengendara bersabar. Kejadian ini viral di media sosial. Banyak netizen menyalahkan ke warga. Padahal kami warga di sini sabar dan ikut swadaya atur lalu lintas. Jadi mohon sabar," pungkasnya.
Baca juga: Duduk Perkara Atlet PON Diusir Pihak Hotel di Medan, KONI dan Manager Hotel Saling Berkoar
Baca juga: Curhat Berlian, Gadis Mendadak Buta Usai Minum 6 Obat dari Bidan, Kini Butuh Donor Untuk Korea Mata
Baca juga: Akhirnya Pengacara Bocorkan Penyebab Andre Taulany Ceraikan Istri: Ada Ketidakcocokan
(*/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram, Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id
Usai Minta Maaf, Rumah Eko Patrio dan Uya Kuya Diserang Massa dan Dijarah, Suasana Mencekam |
![]() |
---|
Rumah Uya Kuya Dijarah Massa, Kucing-kucingnya juga Diambil, Padahal Dirinya Sudah Minta Maaf |
![]() |
---|
USAI Rumah Ahmad Sahroni, Kini Rumah Eko Patrio dan Uya Kuya Digeruduk Massa, Barang-barang Dijarah |
![]() |
---|
KONDISI Rumah Mewah Eko Patrio dan Uya Kuya Usai Diserang Massa, Barang Mewah Ludes Dijarah |
![]() |
---|
Tak Cuma Brankas, Massa Juga Angkut Bak Mandi hingga Pakaian Dalam dari Rumah Ahmad Sahroni |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.