Berita Viral

TANGIS Sahabat Kenang Nasib Gadis Penjual Gorengan, Nia Pernah Jadi Kuli Panggul Demi Bisa Kuliah

Kata Yoeka, Nia tidak hanya berjualan saja. Nia juga pernah mencoba menjadi kuli panggul demi melanjutkan kuliah untuk mengejar cita-citanya.

Instagram
TANGIS Sahabat Kenang Nasib Gadis Penjual Gorengan, Nia Pernah Jadi Kuli Panggul Demi Bisa Kuliah 

TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah tangis sahabat kenang nasib gadis penjual gorengan.

Nia pernah jadi kuli panggul demi bisa kuliah.

Yoeka Aulia tak mampu membendung air matanya saat menceritakan kisah perjuangan hidup Nia Kurnia Sari.

Baca juga: SOSOK Marbot Masjid Nekat Curi Mobil Ambulans, Diduga Kalut Kalah Judi Online Puluhan Juta

Sang gadis penjual gorengan itu rupanya mempunyai tekad kuat untuk mengubah hidupnya menjadi lebih baik.

Apapun usaha ia lakukan demi mengapai mimpinya menjadi seorang guru dengan sekolah di perguruan tinggi.

Namun nahas, mimpi Nia bisa kualiah kini telah tekubur bersama jasadnya.

Nia tewas setelah dibunuh para pelaku biadab.

Tak hanya itu, Nia juga diduga diperkosa sebelum akhirnya dibunuh dan dikubur tanpa busana oleh pelaku di daerah Korong Pasa Surau, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman pada Minggu (8/9/2024).

Nia Kurnia Sari (18) gadis penjual gorengan dirudapaksa dan dibunuh di Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Nia Kurnia Sari (18) gadis penjual gorengan dirudapaksa dan dibunuh di Padang Pariaman, Sumatera Barat. (Istimewa)

Nia sempat diyatakan hilang setelah pamit berjualan gorengan keliling kampung.

Jasadnya ditemukan tiga hari kemudian dalam kondisi terkubur tanpa busana.

Yoeka Aulia mengaku cukup mengenal dekat sosok almarhum Nia Kurnia Sari.

Bahkan, saking dekatnya ia memanggil Nia Kurnia Sari dengan sebutan Anya.

Saat masih duduk dibangku SMA, NIa dan Yoeke cukup akrab lantaran menjadi teman sekelasnya.

"Anya itu, orangnya sangat cuek dengan orang baru. Tapi kalau sudah dekat, tidak ada batasan lagi," ujar Yoeka ditemui, Kamis (12/8/2024) dilansir Tribun-medan.com via TribunnewsBogor.com 

Baca juga: NASIB Gevira, Curhat Kurang Pergaulan Tapi Bisa Bertemu Jodoh, Sempat Putus Asa Dapat Teman Hidup

Menurutnya, almarhum Nia yang akrap disapanya Anya itu merupakan sosok pekerja keras.

Telebih, Nia mempunyai mimpi untuk melanjutkan kuliah untuk mengejar cita-citanya menjadi seorang guru bahasa Indonesia.

Sejak duduk dibangku SMP, Nia memang sudah rajin membantu perekonomian keluarganya dengan berjualan.

Apapun usaha dilakukannya untuk menopang perekonomian keluarga dan menabung untuk kuliah.

Saat di INS Kayu Tanam, Anya rela datang terlambat dan menerima hukuman demi menyiapkan barang dagangannya, untuk dijajakan di sekolah.

TANGIS Sahabat Kenang Nasib Gadis Penjual Gorengan, Nia Pernah Jadi Kuli Panggul Demi Bisa Kuliah
TANGIS Sahabat Kenang Nasib Gadis Penjual Gorengan, Nia Pernah Jadi Kuli Panggul Demi Bisa Kuliah

Sepengetahuan Yoeka, Nia tidak hanya berjualan saja.

Namun, Nia juga pernah mencoba menjadi kuli panggul demi menggapai mimpinya tersebut.

"Kalau saya jadi Anya, mungkin tidak akan bisa. Hanya manusia terpilih bisa melakukan hal serupa," ujarnya sambil menangis mengingat sosok alamrhumah Nia.

Yoeka mengaku sempat bertemu tanpa sengaja dengan Nia terahir kali di pasar.

Saat itu, ia sempat berbincang banyak dengan sahabatnya tersebut.

Isi Chat Terakhir Nia Gadis Penjual Gorengan ke Teman

Inilah isi chat terakhir Nia gadis penjual gorengan.

Nia curhat ke teman bahwa ia lunasi utang pakai tabungan kuliah.

Nia Kurnia Sari (18) gadis penjual gorengan di Padang Pariaman sempat mengutarakan keinginannya lewat curhatnya pada teman melalui pesan singkat.

Baca juga: Kadin Sumut akan Mengadakan Kompetisi Menulis bagi Warga Binaan Rutan Perempuan Kelas 2A Medan

Saat itu Nia ternyata mengaku rela bekerja demi ingin melunasi hutangnya dilansir dari channel youtube Surya, Rabu (11/9/2024).

Dalam unggahan itu tampak chat yang dikirimkan Nia ke salah satu temannya.

Dikutip Tribun-medan.com dari TribunSumsel.com, Nia mengaku dirinya mengorbankan tabungan kuliahnya demi bisa melunasi utang.

"N: Iyo ca Kini ko den harus bayie utang den ka uncu Lu lah lunas baru nabung ntuak kuliah lai tapi ngaleh payah kini biasnyo sehari den dapek 40 mah kini ntuak dapek 35 payaj," katanya.

"Tapi ketek2 mode 100 rb lai lah dem pinjaman, Tapi den sasak an haha.

Baa lai nia. Kini urang manggaleh lah banyak. Banyak persaingan. Tapi dari pado dak manggaleh bara dapek nyo se lah lai," jawab temannya, Acha.

ISI Chat Terakhir Nia Gadis Penjual Gorengan, Curhat ke Teman, Lunasi Utang Pakai Tabungan Kuliah
ISI Chat Terakhir Nia Gadis Penjual Gorengan, Curhat ke Teman, Lunasi Utang Pakai Tabungan Kuliah

"Iyo Ca den cubo uin mah ca nyo lain narmo jalur kip ca. Doaan ajolah," jawab Nia.

"Okee semangat!," kata Acha memberikan semangat.

"Tulah den pengan bana bisuak ko kuliah bia dapet kwn baru suasana baru," sambungnya.

Sementara, ayah Nia, Arsil bercerita sang anak memang berkukuh menjadi pedagang gorengan demi membantu perekonomian keluarga.

"Ia bersikukuh untuk tetap berjualan dengan alasan membantu orangtua. Terpaksa saya turuti saja," katanya.

Padahal, di pertemuan terakhirnya dengan NKS, teman korban, Arsy, menuturkan bahwa NKS sangat bersemangat ketika menceritakan keinginannya berkuliah.

Baca juga: KUPAS SIPOLAN: Layanan Paspor Khusus untuk Pasien Rumah Sakit dari Imigrasi Polonia

Namun pilu ditengah kegigihannya mengumpulkan rupiah dengan berjualan gorengan, ia justru ditemukan tewas terkubur. 

"Ia sudah memiliki tujuan perguruan tinggi sendiri. Tapi sebelum tujuannya tercapai, sudah tiada,” ungkapnya.

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, mengonfirmasi bahwa Nia Kurnia Sari menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan. 

"Korban ditemukan dalam kondisi terkubur, tanpa busana, setelah ditemukan pakaian korban sebelumnya," ujarnya.

Nia Dikenal Pandai Silat

Salah satu kakak kelas Nia Kurnia Sari (18), gadis penjual gorengan yang tewas terkubur diduga dibunuh di Padang Pariaman.

Selama ini Nia rupanya dikenal aktif di berbagai ekskul termasuk dalam olahraga silat dilansir dari akun tiktok @infopastisumbar, Rabu (11/9/2024).

Dalam unggahan itu, seorang kakak kelas Nia mengungkap keseharian korban semasa hidup.

Momen Terakhir Nia Kurnia Sari Jualan Gorengan, Pikul Baki Sambil Keliling,Suara Lembutnya Terdengar
Momen Terakhir Nia Kurnia Sari Jualan Gorengan, Pikul Baki Sambil Keliling,Suara Lembutnya Terdengar (KOLASE/TRIBUN MEDAN)

Disebutkan jika Nia rupanya aktif di ekskul pramuka dan silat.

"Nia itu aktifnya Pramuka di kelas satu sampai kelas tiga, tapi yang paling aktif itu silat," katanya.

Bahkan Nia juga memiliki prestasi hingga sempat mengajar silat para rekannya.

"Prestasinya udah tinggi juga, termasuk yang ngajar silat saya itu kemarin dia juga di silat itu," sambungnya.

Mendiang sang gadis penjual gorengan itu dikenal baik dan sopan semasa hidup.

Ia tak segan menyapa dan tersenyum kepada setiap orang yang ia kenal saat bertemu.

"Dia itu baik, ramah, sopan juga berbicara dengan orang lain, ketika jualan pun menawarkan barang berterima kasih gitu, intinya dia itu sopan ramah, ketemu orang di jalan bawa motor pun senyum kalo ketemu orang yang dikenal," kata salah satu kakak kelas Nia.

Baca juga: AWAL Masalah Mandala Shoji Gugat Hotel Bintang 4, Ngaku Diusir, Barang-barang Dikeluarkan dari Kamar

Terkait peristiwa kematian Nia, sang kakak kelas menduga jika Nia tak bisa melawan lantaran diserang lebih dari satu orang.

Sebab ia meyakini jika Nia mampu melakukan perlawanan jika melawan seseorang.

"Gatau pasti kronologinya, mungkin mental kena gitu, kita ga tau, kita tunggu dari pihak kepolisian.

"Kalau satu lawan satu sanggup dia, kalau lebih dari satu engga, karena cewek kan," pungkasnya.

Disisi lain, dilansir dari TribunnewsBogor, sahabat Nia, Acha juga menyebut jika korban adalah gadis yang jago bela diri.

Pada akun TikTok-nya, Acha memposting videonya bersama Nia.

Di video itu, Nia dan Acha tampak sedang duel silat.

Keduanya terlihat beraksi di atas panggung dalam sebuah acara.

Kasus Nia Kurnia Sari (18) gadis penjual gorengan di Pariaman yang tewas mengenaskan membuat sang ibu emosi. 
Kasus Nia Kurnia Sari (18) gadis penjual gorengan di Pariaman yang tewas mengenaskan membuat sang ibu emosi.  (HO)

Meski memakai hijab, Nia terlihat lincah memeragakan jurus silat.

Nia Kurnia Sari bahkan beberapa kali membanting tubuh sahabatnya itu.

Terlihat Nia juga cekatan saat menangkis pukulan dari Acha.

Acha pun menuliskan ucapan menyentuh untuk Nia.

Ia meyakini kalau sahabatnya itu pasti sempat melawan para pelaku.

Padahal biasanya Nia Kurnia Sari hanya duel melawan Acha, sahabatnya.

Acha juga menceritakan impian Nia yang ingin menjadi orang sukses.

"Biasanya lawan kamu cuma aku, tapi kemaren kamu berani melawan para pelaku.

Niaa… terimakasih udah jadi bagian dari hidup Acha, makasih udah dengerin cerita Acha, makasih karena selalu ada.

Mereka jahat ya Nia? Mereka menghancurkan mimpi kita untuk jadi orang sukses.

Maaf ya, acha ga bisa pulang dulu buat liat Nia untuk terakhir kali nya. Semoga husnul khatimah Nia. Alfatihah," tulis Acha.

Acha juga bercerita kalau Nia selama ini selalu berjuang untuk dirinya sendiri.

Rupanya Nia saat sekolah juga sering berjualan gorengan di lingkuhan sekolah.

Bahkan Acha sering mememani Nia berjualan dan memaksa teman-temannya untuk membeli.

"Nia…. Makasih ya udah mau berjuang untuk diri kamu sendiri. Senang rasanya bisa kenal Nia, Nia yang biasanya jualan di sekolah trus minta temani sama Acha untuk jualin gorengannya keliling sekolah biar cepat laku.

Ga jarang Acha maksa orang-orang beli gorengan Nia supaya cepat habis hehe.

Acha gak nyangka permintaan maaf itu adalah minta maaf terakhir Nia. Maaf ya, Acha ga bisa anterin Nia pulang kerumah baru. Istirahat dengan tenang ya cantikku… Love you Nia!," tulis Acha lagi.

(*/tribun-medan.com) 

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved