Berita Viral

TERKUAK 3 Mahasiswa Kedokteran Undip Sudah Didepak Terbukti Pelaku Bully, Belasan Kena Sanksi Skors

3 Mahasiswa Undip dipecat dari kampus setelah terbukti melakukan perundungan terhadap juniornya. 

HO
Kasus kematian Aulia Risma Lestari mahasiswi kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) belum terkuak.  

"Program operasi 24 jam itu siapa yang punya program? itu harus dijelaskan. Mudah-mudahan dari RSUP Kariadi mau menjelaskan secara adil," ujar Kairul.

Di samping itu, Kairul menyinggung soal jalannya kasus PPDS di Kepolisian dengan adanya dua laporan.
Satu laporan diproses di polrestabes Semarang terkait penyebab meninggalnya almarhum karena sakit atau bunuh diri.

Satu laporan lainnya terkait perbuatan tindak menyenangkan, penghinaan dan pemerasan masih berjalan di Polda Jateng.

"Pengaduan (Aulia Risma) masuk ke Polda Jateng tanggal 4 September. Besoknya tanggal 5 September ada pemanggilan dari polda untuk mahasiswa PPDS. Rektor memerintahkan mereka untuk hadir jangan ditunda untuk membuat terang masalah ini dan ada kepastian hukum," bebernya.

Sementara Direktur Operasional RSUP Kariadi Semarang Mahabara Yang Putra atau dr Abba mengatakan, berkaitan jadwal mahasiswa PPDS untuk melayani pasien dikeluarkan oleh rumah sakit. Sebaliknya untuk pendidikan kewenangan dari Fakultas Kesehatan Undip.

"Layanan operasi 24 jam itu tidak ada. Pelayanan 24 jam itu untuk kegawatdaruratan. Hanya ada kalau kondisi gawat darurat, (petugas) yang melayani 24 jam," katanya.

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani mengatakan kasus berkaitan dengan dr Aulia Risma Lestari harus segera diselesaikan. Dia berpesan, antara Undip dengan RSUP Kariadi jangan saling menyalahkan.

"Proses hukumannya boleh berjalan tapi mahasiswa harus kembali praktik di rumah sakit," tandasnya.

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved