Berita Viral
SADISNYA Emi Duduki Wajah Aqila Sampai Giginya Rontok, Pukul Korban Sampai Tewas, Jasad Mau Dibakar?
Dengan kejam Emi menduduki wajah Aqila sampai giginya rontok. Ia juga memukul korban sampai tewas.
TRIBUN-MEDAN.com - Inilah sadisnya Emi pelaku pembunuhan bocah perempuan di Lebak Banten.
Dengan kejam Emi menduduki wajah Aqila sampai giginya rontok.
Ia juga memukul korban sampai tewas.
Bekalangan muncul dugaan Emi juga menyarankan agar jasad Aqila dibakar.
Baca juga: TAMPANG 5 Tersangka Pembunuh Sadis Anak 5 Tahun di Banten, Motif Utang Piutang dengan Ibu Korban
Peristiwa pembunuhan bocah perempuan ini berawal dari Sainah dan Rahmi yang merasa sakit hati karena ditagih utang oleh orang tua korban.
Keduanya kemudian mengajak Emi dengan iming-iming uang Rp50 juta untuk menghabisi nyawa Aqila.
Setelah menculik korban dari rumahnya dan membawanya ke sebuah gudang, mereka menutup mulut korban dengan lakban.
Emi, yang dijanjikan uang, kemudian menduduki wajah Aqila dan memukulnya menggunakan benda keras di bagian punggung hingga korban tewas.

Setelah memastikan korban sudah tidak bernyawa, mereka melanjutkan rencana jahat mereka diduga pergi ke arah Lebak Selatan membuang jenazah bocah tersebut.
Dalam video interogasi yang viral, Emi, salah satu tersangka, mengaku terpaksa mengikuti rencana tersebut setelah dijanjikan imbalan Rp 50 juta.
"Inilah sosok Pelaku yang melakban wajah Aqila hingga Tewas dan berniat akan membakar korban, dari hasil introgasi Polres Cilegon gigi korban rontok karena diduduki oleh pelaku," demikian keterangan pengunggah video.
Baca juga: TERIAK Bocah Lihat Ibunya Ditabrak Kereta Api di Karawang, Minta Direkam Saat di Rel: Nak Videoin ya
"Lu bagian ngelakban, lakban? Apa yang lu lakban?" tanya polisi.
"Punya anak enggak? pernah punya anak enggak kamu?," ujar polisi lagi
"Punya," jawab pelaku.
"Katanya lu nyuruh bakar lu?" tambah polisi.
"Kamu dassarnya apa matiin bocah ini," tanya polisi.

"Kenapa lu bunuh, disuruh siapa lu," tanya dia lagi.
"Iya saya disuruh,' jawab salah satu terduga pelaku.
"Iya kenapa kamu mau disuruh, dikasih uang atau apa," tanya polisi lagi dengan emosi yang tersulut.
"Dijanjiin uang, 50 juta," jawab terduga pelaku.
"Itu siapa itu yang ngomong?," kata polisi.
"Rahmi," tegas terduga pelaku dengan ekpresi ketakutan.
Kini kasus pembunuhan bocah tersebut terus bergulir dan terus ditindaklanjuti oleh Polres Cilegon.
Sebelumnya, pihak kepolisian menangkap tiga pelaku penculikan dan pembunuhan APH.
Sementara itu, dua lainnya sempat buron.
Kelima pelaku mengenal satu sama lain atau merupakan keluarga.
Baca juga: Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Penuhi Hak Mendapatkan Makanan yang Layak untuk Warga Binaan
Tak berselang lama, kini tim gabungan dari Jatanras Polda Banten, Polres Lebak, dan Polres Cilegon menangkap lima orang pelaku.
Tiga di antaranya merupakan emak-emak bernama Rahmi, Saenah, dan Emi.
Sementara dua lainnya pria bernama Yayan dan Ujang.
"Benar sudah ditangkap," kata Kapolres Lebak, AKBP Suyono kepada TribunBanten.com melalui sambungan telepon, Minggu (22/9/2024).

Sementara itu Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, penyidik masih mendalami motif sebenarnya penculikan dan pembunuhan bocah perempuan itu.
Untuk sementara, motif tindakan keji itu adalah karena utang piutang.
Diketahui, ibu korban adalah penjual barang-barang yang bisa diutang.
"Sementara itu (utang piutang), tapi kesimpulan akhirnya nanti, akan kita lengkapi dulu pemeriksaan saksi-saksinya," terangnya, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (21/9/2024).
(tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.