Berita Viral
Sosok Sammy Basso, Penyintas Penyakit Langka Progeria Meninggal Dunia pada Usia 28 Tahun
Sammy Basso adalah lelaki kelahiran Italia yang mengidap penyakit langka progeria. Ia meninggal dunia pada usia 28 tahun, Minggu (6/10/2024).
TRIBUN-MEDAN.COM,- Sammy Basso, lelaki kelahiran Schio, Veneto, Italia Utara yang mengidap penyakit langka progeria dikabarkan meninggal dunia.
Lelaki kelahiran tahun 1995 itu meninggal dunia pada Minggu (6/10/2024) di usia 28 tahun.
Semasa hidupnya, Sammy mengidap sindrom Hutchinson-Gilford (HGPS) atau progreria, yang membuat wajah dan kulitnya menua.
Kondisi ini sudah terjadi pada Sammy Basso sejak ia berusia dua tahun.
Karena kelainan genetik itu, tubuh Sammy Basso kurus.
Baca juga: Profil Zehan Almira, Bocah Ceriwis yang Mengidap Penyakit Langka OI
Kepalanya pun botak.
Lantas, apa sih sebenarnya penyakit langka progeria ini?
Dikutip dari CNN Indonesia yang dilansir dari laman resmi Asosiasi Progreria Italia, penyakit langka ini menyerang 1 orang dalam setiap 9 juta kelahiran.
Dalam pertumbuhannya, anak dengan progeria tampak sehat, tapi mengalami penuaan wajah dan kulit dengan cepat.
Penuaan dini tersebut disebabkan oleh mutasi titik pada salah satu dari dua salinan gen LMNA yang ada dalam DNA manusia.
Hal ini melibatkan pengerasan arteri yang parah sejak usia muda.
Baca juga: Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Menyerang Babe Cabita
Selain memiliki penampilan fisik yang tidak biasa, orang dengan progreria juga menghadapi berbagai gejala seperti masalah osteoporosis, osteolysis, dan arthritis.
Mereka juga mengalami keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan, kelainan kulit, hingga penuaan dini.
Anak dengan progeria juga memiliki risiko terkena penyakit jantung progresif dan masalah kardiovaskular lainnya.
Rata-rata angka harapan hidup penderita progeria berkisar di antara 8-21 tahun.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.