Berita Medan
Personel Armed 2/105 KS Rupanya 3 Kali Serang Warga Sibiru-biru Sambil Bawa Sajam
Mengendarai sepeda motor knalpot tidak sesuai standar, bawa senjata tajam dan balok mereka mulai menyisir jalan-jalan kecil pemukiman.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Salah satu tokoh masyarakat, sekaligus warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang bernama Tony Senohaji mengungkap, penyerangan yang dilakukan personel TNI dari Batalyon Armed 2/105 Kilap Sumagan terhadap warga sebanyak tiga kali.
Pertama, pada Jumat 8 November sekira pukul 21:30 WIB, sekitar puluhan personel TNI berpakaian preman datang ke Desa membuat kerusuhan.
Mengendarai sepeda motor knalpot tidak sesuai standar, bawa senjata tajam dan balok mereka mulai menyisir jalan-jalan kecil pemukiman.
Warga pun kalang kabut menyelamatkan diri melihat keberingasan mereka karena tanpa basa-basi memukuli masyarakat.
Tony Senohaji menyebut, saat datang ke pemukiman, mereka tidak permisi mencari siapa dan keperluannya apa.
Belakangan baru diketahui, mereka mencari seseorang yang sore harinya sempat cekcok dengan dua personel TNI.
"Awal mulanya, sekitar pukul 21:30 WIB mereka (TNI) datang, jadi mereka datang itu gak semua, ada yang di jalan dan ada yang masuk. Ada yang memarkirkan kereta, entah nampaknya anak muda disini, entah siapa atau di curigainya, ngejar, masuk ke gang-gang, tapi ada juga (warga) yang nanya mau kemana, pak langsung di pukuli. Jadi disitu kayak brutal gitulah,"ungkap Tony, ditemui di lokasi kejadian, Senin (11/11/2024) sore.
Aksi anarkis yang dilakukan TNI ini rupanya menuai reaks masyarakat Desa, yang awalnya ketakutan mulai bersatu melawan.
Antara warga dan puluhan TNI disebut sempat bentrok hingga akhirnya warga Desa berhasil mengusir mereka sampai kalang kabut.
Bahkan, dua personel TNI belakangan sempat dikabarkan hilang atau terpisah dari gerombolannya.
Sekitar lima sepeda motor mereka pun sempat ditinggal begitu saja karena kalah dengan masyarakat.
"Jadi yang pertama, seperti itula kejadiannya, karena anak kampung disitu udah ramai juga, melawan juga mereka hingga (TNI) lari terbirit-birit karena pasukannya masih sekitar 30-an. Ternyata kabarnya, ada 2 orang (TNI) gak balik ke asrama, itu nyasar dari gereja katolik itu sampai ke kuburan china sana. Kami tak tau."
Beberapa waktu kemudian, prajurit Angkatan Darat (AD) itu kembali lagi dengan jumlah yang lebih banyak yakni sekitar ratusan.
Disinilah mereka semakin bringas, mendobrak pintu rumah, menyeret hingga membacok warga sampai Raden Barus tewas.
Penyerangan kedua ini mereka mencari keberadaan dua rekannya yang tertinggal dari rombongan.
| Andi Ayam Ditangkap, Polisi Bongkar Aksi Curat di Kawasan Gabion Belawan |
|
|---|
| LBH Medan Kritik TNI AL Tangkap Pelaku Kejahatan di Belawan, Dinilai Lampaui Kewenangan |
|
|---|
| ABK KM Cendrawasih I Tewas Terjatuh ke Palka, Personel Posal Medan Labuhan Bergerak Cepat |
|
|---|
| Manfaatkan Keramaian Untuk Jual Sabu, Warga Medan Timur Diboyong Satresnarkoba Polrestabes |
|
|---|
| Niesya Ridhania Harahap, Perempuan Medan yang Siap Harumkan Indonesia di Miss Petite Global 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suasana-dari-gerbang-utama-Batalyon-Artileri-Medan-2105-di-Jalan-Besar-Delitua.jpg)