Berita Viral
Kronologi Pastor Christopher Lee Ditikam saat Memimpin Misa Malam di Gereja St Joseph
Pastor Christopher Lee ditikam pelaku yang belakangan diketahui bernama Basnayake Keith Spencer (37).
Menyusul kejadian tersebut, Gereja Katolik di Singapura akan meninjau kembali protokol keamanan di paroki-parokinya.
Meski demikian sulit untuk mengontrol secara ketat karena gereja adalah ruang publik dan gereja untuk umum.
Namun Uskup Agung Singapura William Goh mengingatkan, tindakan berlebihan dalam pengamanan bisa membuat jemaat enggan pergi ke gereja.
Selain itu, reaksi berlebihan sama saja menunjukkan ketidak-beranian serta menunjukkan kejahatan (iblis) sebagai pemenang dengan mengendalikan kehidupan para jemaat dan gereja.
Oleh karena itu, Uskup menegaskan kepada umat Katolik, agar tidak membiarkan kejahatan menjadi pemenang. "Jangan enggan (takut) untuk beribadah ke gereja."
Gereja Katolik, lanjut dia, sebenarnya telah mengantisipasi kejadian-kejadian seperti itu.
Pada 2016, gereja membentuk Dewan Operasi Tanggap Darurat Keuskupan Agung untuk mengoordinasikan dan meningkatkan keamanan di paroki-paroki.
Meski demikian, lanjut dia, setiap jemaat harus tetap waspada dan memberi tahu petugas jika melihat sesuatu yang mencurigakan.
Kardinal Goh menekankan bahwa insiden penikaman tersebut telah membuat “Gereja [Katolik] kami lebih kuat, membawa umat kami lebih dekat melalui iman dan doa.”
Insiden ini “juga mengingatkan kita untuk tetap waspada dan tidak menganggap remeh perdamaian dan keamanan yang telah kita peroleh dengan susah payah. Sebagai komunitas, kami akan keluar dari kejadian ini dengan lebih tangguh dari sebelumnya,” tambahnya.
Sambil mendesak persatuan komunal di negara ini, prelatus itu mengatakan bahwa masyarakat sipil “tidak boleh membiarkan orang-orang yang kebingungan menabur benih perpecahan dan ketakutan di tengah-tengah kita.”
Kardinal Goh mengatakan, penyerangan di tempat ibadah menunjukkan menurunnya nilai-nilai moral di masyarakat. “Tidak ada rasa benar atau salah, bahkan di ruang suci,” kata Kardinal Goh, seraya menambahkan kejadian tersebut menunjukkan “ada banyak orang yang bermasalah, bingung, dan terluka di dunia.”
“Namun, kita tahu bahwa pada akhirnya, kejahatan tidak akan menang,” tegasnya.
Ia mendesak umat Katolik untuk “tidak dilumpuhkan oleh rasa takut,” namun terus memberikan kesaksian tentang iman mereka, dengan menempatkan diri mereka “di tangan Tuhan.”
Kardinal mengatakan bahwa Gereja Katolik di Singapura telah mengantisipasi kejadian seperti itu dan telah mempersiapkan diri untuk menghadapinya.
Pastor Christopher Lee
Basnayake Keith Spencer
Singapura
Keuskupan Agung Katolik Singapura
Kardinal William Goh
Pastor ditikam saat pimpin misa
| VIRAL Monyet Pegang iPhone 17 Pro Max, Wisatawan Heboh, Beruntung Seorang Pria Berhasil Mendapatkan |
|
|---|
| Napi Dilibatkan Operasional Dapur MBG di Tangerang, SPPG: Mereka Sudah Dites Kesehatan dan Psikologi |
|
|---|
| PENGANIYAAN Anak di Day Care Kembali Terjadi, Polisi Lakukan Penggerebekan dan Periksa Karyawan |
|
|---|
| PERAN 3 Oknum Polisi Saksikan Rekannya Rudapaksa Remaja Wanita di Jambi, Tapi Cuma Disanksi Etik |
|
|---|
| SOSOK Praka Rico Pramudia, Personel TNI yang Gugur Dalam Serangan di Lebanon, Istri dan Anak di Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pastor-ditikam-di-singapura.jpg)