Berita Medan
Cemburu Buta, Pria di Medan Labuhan Bacok Istrinya Bertubi-tubi, Tangannya Nyaris Putus
Pelaku yakni bernama Mustaqim, warga Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Seorang pria ditangkap polisi, setelah membacok istrinya secara membabi-buta.
Pelaku yakni bernama Mustaqim, warga Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.
Ia pun dihadiahi timah panas oleh petugas, lantaran melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri saat ditangkap.
Menurut Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, pelaku ini ditangkap setelah menganiaya istrinya bernama Nunung.
Bukan hanya menganiaya, pelaku juga hendak membunuh korban dengan menggunakan senjata tajam.
Kejadian itu terjadi di rumah mereka di Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, pada Kamis (7/11/2024) silam.
"Mustaqim ini melakukan percobaan pembunuhan ataupun KDRT kepada istrinya. Memang dari keterangan dan barang bukti yang kita temukan, si tersangka ini berencana membunuh istrinya," kata Janton kepada Tribun Medan, Kamis (21/11/2024).
Katanya, kejadian tersebut terjadi bermula ketika pelaku yang berprofesi sebagai sopir ini curiga istrinya telah berselingkuh.
Pasalnya, saat itu pelaku ini pulang ke rumahnya dan melihat istrinya tidak ada. Lalu, ia sempat berulangkali menelpon korban tapi tidak ada respon.
"Padahal waktu itu istrinya sedang berada mengikuti acara pernikahan keluarganya. Mungkin ada miskomunikasi sehingga ada dendam," sebutnya.
Janton menyampaikan, setelah pelaku ini pun gelap mata dan muncul niatnya untuk membunuh istrinya dan telah menyiapkan senjata tajam.
Setelah bertemu dengan istrinya, pelaku pun langsung membabi-buta membacok korban.
Tindakan pelaku ini sempat mendapatkan perlawanan dari korban.
"Pelaku berniat menghabisi korban, datang malam-malam langsung membekap istrinya dan menyayat dibagian pipi, namun istrinya melawan, sehingga dilakukan penusukan lagi kena tangan korban karena ditangkis, lalu pahanya juga terluka," ucapnya.
Janton menjelaskan, saat itu korban dengan luka yang cukup parah dan tangannya nyaris putus langsung melarikan diri ke rumah orangtuanya.
| Mobil Grand Max Nyangkut di Pagar Underpass Manhattan, Ban Depan Gantung di Luar |
|
|---|
| Tolak Perobohan Tembok dan Taman, Warga Contempo Medan Rapat dengan Satpol PP |
|
|---|
| Rico Waas Hadiri Deck Reception ASEAN Plus Cadet Sail 2026,Kenalkan Medan sebagai Kota Multikultural |
|
|---|
| Nyawa Melayang Diduga Karena Buah Matoa, Ayah Korban Minta Pelaku Dihukum |
|
|---|
| Minim Anggaran dan Ketersediaan Buku, Komisi II DPRD Soroti Fasilitas Perpus Medan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kapolres-Pelabuhan-Belawan-AKBP-Janton-Silaban-sedang.jpg)