Berita Viral

SOSOK Harmusa Oktaviani DPR Sekaligus Pemilik TK yang Keluarkan 3 Murid karena Walinya Beda Pilihan

Inilah sosok Harmusa Oktaviani anggota DPR sekaligus pemilik yayasan TK Darul FiqriJateng yang keluarkan tiga muridnya karena orangtuanya beda piliha

Tayang:
KOLASE/TRIBUN MEDAN
SOSOK Harmusa Oktaviani DPR Sekaligus Pemilik TK yang Keluarkan 3 Murid karena Walinya Beda Pilihan 

TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah sosok Harmusa Oktaviani anggota DPR sekaligus pemilik yayasan TK Darul FiqriJateng yang keluarkan tiga muridnya karena orangtuanya beda pilihan di Pilkada 2024.

Adapun sosok Harmusa Oktaviani belakangan tengah menjadi sorotan.

Diketahui Harmusa Oktaviani ternyata pemilik yayasan TK yang mengeluarkan tiga muridnya karena walinya beda pilihan Cabup-cawabup Rembang.

Ketiga siswa yang dikeluarkan tersebut yakni Icha, Bian dan Chaca.

Tiga murid TK tersebut dikeluarkan dari sekolah lantaran orangtuanya beda pilihan politik dengan Harmusa Oktaviani pemilik yayasan.

Terkini sosok pemilik yayasan itupun disorot.

Baca juga: SOSOK Pemilik TK Keluarkan 3 Murid karena Wali Beda Pilihan, Ternyata Anggota DPR Anak Calon Bupati

Lantas, siapa sosok Harmusa Oktaviani?

Pemilik yayasan TK Darul Fiqri adalah Harmusa Oktaviani, anggota DPR RI dari Partai Demokrat.

Diketahui Harmusa Oktaviani ternyata merupakan anak dari calon Bupati Rembang, Harno.

Sebelumnya disampaikan, Kepala Desa Pamotan, A.Masykur Ruhani mengungkapkan bahwa pihak yayasan meminta orang tua murid untuk memilih pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Rembang nomor urut 2, Harno-Hanies.

Menurutnya pihak yayasan secara langsung meminta bantuan kepada orang tua murid untuk mendukung calon tersebut.

"Dari pihak yayasan waktu silaturahmi ke wali murid itu, mereka minta tolong karena punya gawe Pak Harno yang nyalon," ungkapnya dilansir Tribun-medan.com, Senin (25/11/2024).

\Namun, ketika tiga orang tua murid menolak permintaan tersebut, mereka memilih untuk mengundurkan diri dari sekolah.

"Awalnya satu orang, dan paginya tiga wali murid itu keluar," kata A. Masykur.

Ia juga menyatakan bahwa mediasi antara pihak yayasan dan orang tua murid akan dilakukan untuk mencari solusi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved