Berita Viral

LANSIA 68 Tahun Rudapaksa Tetangganya Bocah 8 Tahun di Sulsel, Iming-imingi Belikan Jepit Rambut

Aksi bejat lansia 68 tahun di Sulsel rudapaksa tetangganya bocah 8 tahun berulang kali dengan iming-imingi korban jepit rambut

KOLASE/TRIBUN MEDAN
LANSIA 68 Tahun Rudapaksa Tetangganya Bocah 8 Tahun Berulang Kali, Iming-imingi Belikan Jepit Rambut 

TRIBUN-MEDAN.COM – Lansia 68 tahun rudapaksa tetangganya bocah 8 tahun di Maros, Sulawesi Selatan.

Aksi bejat seorang lansia 68 tahun bernama Hasan akhirnya terkuak.

Hasan lansia 68 tahun akhirnya ditangkap setelah diduga melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap seorang anak perempuan berusia 8 tahun.

Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Aditya Pandu, menjelaskan bahwa insiden ini terjadi di rumah pelaku di wilayah Kecamatan Marusu, pada Senin (25/11/2024). 

Kasus tersebut terungkap setelah keluarga korban melaporkannya ke pihak berwajib.

Menurut Aditya modus yang digunakan pelaku adalah dengan menjanjikan korban untuk membelikan jepit rambut.

Jepit rambut itu juga dijadikan Hasan sebagai cara untuk memancing korban datang ke rumahnya.

Baca juga: DETIK-DETIK Pria 23 Tahun Diterkam Harimau Saat Asyik Mancing di Sungai Apit, Luka Kepala 89 Jahitan

"Dia menjanjikan jepit rambut, jadi nanti kalau dia ke pasar nanti dia akan belikan jepit rambut

Kemudian korban datang ke sana untuk menagih janji sama pelaku ini, tetapi terjadilah kejadian itu," ungkapnya dilansir Tribun-medan.com, Jumat (29/11/2024).

Pandu menyebut, antara pelaku dan korban merupakan tetangga.

Dari pengakuan korban, bocah tersebut telah dua kali dirudapaksa pelaku.

"Mereka kenal karena tetangga dan sering ketemu setiap Salat Maghrib. Pengakuan korban sudah dua kali (dirudapaksa)," sebutnya.

Kasus ini terungkap saat ayah dan tante korban mencari korban di area sekitar masjid.

Baca juga: NASIB Mujur Mbak Melan Kakek 78 Tahun Ngajar Matematika Gratis di TikTok, Kini Dapat Rp100 Juta

"Bapak kandung dari korban bersama tantenya itu ke rumah kakek itu untuk mencari karena ada seseorang yang mengatakan ada di belakang masjid itu yang berada di belakang Masjid," jelas Rahmatia.

Di rumah pelaku tersebut orang tua korban kemudian mendapati kondisi pelaku dan anaknya sudah dalam keadaan telanjang.

"Tadinya dia berteriak-teriak tetapi tidak kedengaran jadi tidak dibukakan pintu dan mereka membuka pintu sendiri hingga mendapati korban bersama dengan tersangka tanpa berbusana," tutupnya.

(*/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved