Berita Viral

Ibunda MAS Masih Tak Percaya Anaknya Tega Tusuk Keluarga Sendiri hingga Ayah dan Nenek Tewas

AP (40), ibu korban yang menjadi sasaran penikaman anaknya sendiri, MAS (14), masih tidak percaya dengan tindakan putranya

Editor: Juang Naibaho
Instagram
AP (40), ibu korban yang menjadi sasaran penikaman anaknya sendiri, MAS (14), di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, masih tidak percaya dengan tindakan putranya yang mengakibatkan kematian suaminya, APW (40), dan ibunya, RM (69), Sabtu (30/11/2024) dini hari. 

Pengacara MAS, Amriadi Pasaribu membenarkan surat permohonan yang ditulis oleh kliennya. “Saat ini dia sehat. Dia juga menuliskan harapannya yang ditulis pakai tulisan tangan sendiri," ujar Amriadi Pasaribu.

Saat ini MAS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan subsider Pasal 351 KUHP dan/atau Pasal 44 ayat 2 dan 3 Undang-Undang KDRT.

Polisi juga telah melimpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk diteliti. "Iya sudah (berkas dilimpahkan) di Kejaksaan Jakarta Selatan," kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi kepada wartawan, Jumat (6/12/2024). 

Nantinya, jika hasil penelitian jaksa berkas perkara itu sudah dinyatakan lengkap, maka pihak kepolisian bakal menyerahkan tersangka untuk disidangkan.

Di sisi lain, Nurma belum mengungkap motif MAS melakukan pembunuhan tersebut. Hal ini karena penyidik masih butuh pendalaman. Selain itu, polisi juga masih menunggu hasil tes kejiwaan MAS.

"Ya kalau motif itu perkaranya, kita kan (menyelidiki) kejahatannya kalau polisi. Motif itu kan sebenarnya sebab akibat," jelasnya. 

4 Kali ke Psikiater

Kepada kepolisian, MAS memberikan pengakuan bahwa dirinya pernah diajak empat kali ke psikiater oleh ibunya, AP (40). 

Hal itu terungkap ketika tim penyidik mengajak berbicara MAS setelah dia mulai tenang pasca peristiwa tersebut. 

"Jadi anak itu pada saat diajak ngobrol terakhir dia menyatakan 'saya pernah dibawa mama ke psikiater empat kali, loh'," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade. 

Tim penyidik lalu bertanya kembali alasan sang ibu mengajak MAS ke Psikiater. Namun, sang anak menjawab tidak tahu. "Enggak tahu, tuh mama," ujar Kapolres menirukan perkataan MAS. 

Pembawa acara Hotroom, Hotman Paris, pun beranggapan ada yang tidak beres dengan MAS jika sempat diajak beberapa kali ke Psikiater. "Kalau sampai empat kali ke psikiater, something wrong lah," kata pengacara kondang itu. 

Ade melanjutkan pihaknya bersama Apsifor (Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia) akan mendatangi psikiater MAS. "Kita akan mencari psikiater itu dengan Apsifor juga sudah janjian," katanya. (*)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved