Sumut Terkini

Kodim 0205/TK Uji Coba Pemberian Program Makanan Bergizi Gratis

Dandim 0205/TK Letkol Inf Ahmad Rangkuti, mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan uji coba pemberian program MBG

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/NASRUL
Dandim 0205/TK Letkol Inf Ahmad Rangkuti (kanan), membagikan program MBG kepada pelajar di tingkat SD, di kawasan Kecamatan Berastagi, Selasa (7/1/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO- Jajaran Kodim 0205/TK, melakukan uji coba penyaluran program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (7/1/2025).

Uji coba ini, diketahui merupakan tindak lanjut dari program Presiden RI Prabowo Subianto untuk memastikan masyarakat terutama di tingkat pelajar mendapatkan gizi yang maksimal.

Dandim 0205/TK Letkol Inf Ahmad Rangkuti, mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan uji coba pemberian program MBG kepada para pelajar di Kabupaten Karo.

Untuk tahap awal, dirinya menjelaskan pihaknya menggelar uji coba di beberapa sekolah yang tersebar di dua kecamatan di Kabupaten Karo.

"Menindaklanjuti program bapak Presiden, kita menggelar uji coba pemberian MBG kepada pelajar. Untuk tahap awal, kita sebar di sekolah tingkat dasar di Kecamatan Berastagi dan Kabanjahe," ujar Ahmad, Selasa (7/1/2025).

Diungkapkan Ahmad, hal ini dikarenakan beberapa wilayah di Kabupaten Karo yang jaraknya cukup jauh. Selain itu, untuk tahap awal uji coba ini masih dilakukan di seputar Kodim terlebih dahulu.

"Untuk ke depan, kita akan lihat bagaimana arahan lebih lanjut dari pusat," ucapnya.

Salah satu lokasi yang menjadi target uji coba MBG ini berada di SDN 040445, Desa Ketaren, Kecamatan Kabanjahe. Amatan www.tribun-medan.com, tampak ratusan siswa di sekolah tersebut antusias menyambut personel TNI saat memberikan paket makanan bergizi tersebut.

Namun, setelah semua pelajar dipersilakan untuk memakan paket makanan bergizi tersebut tampak satu orang pelajar yang hanya duduk diam.

Ketika ditanya kenapa tak makan seperti teman-temannya, siswi yang duduk di bangku kelas 6 tersebut mengaku ingin makan di rumah karena ingat orangtua.

"Ingat orangtua pak," ucapnya.

Sambil menyeka air mata, dirinya mengatakan tak bisa makan sendiri sementara orangtuanya terutama ibunya belum tau sudah makan atau belum.

Dikatakannya, keluarganya yang sederhana membuat ibunya turut harus banting tulang bekerja sebagai buruh tani.

Namun, meskipun sempat menetaskan air mata dirinya mengaku senang bisa mendapatkan bantuan MBG ini. 

(mns/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved