TRIBUN WIKI
Profil Nicke Widyawati, Eks Dirut Pertamina yang Diperiksa KPK, Segini Harta Kekayaannya
Nicke Widyawati merupakan mantan Direktur Utama PT Pertamina. Ia lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 25 Desember 1967.
Atas tindakannya, Karen diduga telah memperkaya diri sendiri sebesar Rp 1.091.280.281,81 dan 104.016,65 dollar Amerika Serikat.
Selain itu, eks Dirut Pertamina ini diduga turut memperkaya Corpus Christi Liquedaction (CCL) sebesar 113,839,186.60 dollar AS.
Kerugian negara ini diketahui berdasarkan laporan hasil pemeriksaan investigatif Badan Pemeriksa Keuangan Republik (BPK) RI dan Instansi terkait lainnya Nomor: 74/LHP/XXI/12/2023 tanggal 29 Desember 2023.
Baca juga: Profil Hasan Aminuddin, Eks Bupati Probolinggo yang Korupsi Bareng Istrinya
Profil Nicke Widyawati
Nicke Widyawati lahir di Tasikmalaya pada 25 Desember 1967.
Dia memiliki suami bernama Fitriyansyah dan telah dikaruniai seorang putra bernama Muhammad Alif Fakhri.
Nicke diketahui menempuh Pendidikan Tinggi dan mendapatkan gelar sarjana jurusan Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1991.
Ia kemudian melanjutkan studi dan mendapat gelar S2 magister Hukum Bisnis di Universitas Padjadjaran pada 2009.
Baca juga: Profil Antonius Kosasih yang Bikin Negara Tekor Rp 200 Miliar, Harta Kekayaannya Rp 47 Miliar
Sebelum menjabat Dirut Pertamina, Nicke telah cukup lama berjibaku di sejumlah perusahaan plat merah.
Nicke dipercaya menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN (Persero), kemudian Direktur Utama PT Mega Eltra yang merupakan kontraktor listrik di lingkungan holding PT Pupuk Sriwijaya.
Nicke juga pernah menjadi Direktur Bisnis di PT Rekayasa Industri (Rekind) dan Vice President Corporate Strategy Unit (CSU) di perusahaan yang sama. Nicke sudah menjadi eksekutif di berbagai tempat sejak tahun 2009.
Baca juga: Profil Maria Lestari, Eks Admin Pajak Politisi PDIP yang Diperiksa KPK Kasus Harun Masiku
Kemudian, Nicke mulai menjabat sebagai Dirut Pertamina pada 30 Agustus 2018, dan sempat dipilih kembali melalui RUPS pada Oktober 2022 karena dinilai mampu membawa Pertamina mencapai kinerja terbaik.
Selama periode kepemimpinannya, ia sukses menjaga ketahanan energi nasional dan menjalankan transisi energi di tengah tantangan global, seperti pandemi Covid-19, konflik geopolitik, dan perubahan iklim.
Penghargaan
Nicke pernah mendapat sejumlah penghargaan atas prestasi gemilang yang telah dicapainya.
Dia tercatat pernah menerima penghargaan menerima penghargaan "Women's Work of Female Grace" dari Indonesia Asia Institute pada 2013.
Harta Kekayaan
Berdasarkan laporan harta kekayaan di KPK, Nicke memiliki kekayaan bersih sebesar Rp 75 miliar per 29 Maret 2022, dengan aset berupa kas, tanah dan bangunan, kendaraan, serta harta bergerak lainnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.