Berita Viral

PENGAKUAN Jibril Usai Bunuh Kekasihnya, PIS Hamil 5 Bulan, Sebut Sakit Hati karena Bukan Anaknya

Kepada polisi, Jibril justru mengungkapkan pengakuan mengejutkan. Jibril mengaku bahwa anak yang dikandung korban bukan darah dagingnya.

Instagram
PENGAKUAN Jibril Usai Bunuh Kekasihnya, PIS Hamil 5 Bulan, Sebut Sakit Hati karena Bukan Anaknya 

Motif Sakit Hati Dimintai Tanggungjawab

Kapolres Gowa, AKBP Reoland Simanjutak mengungkapkan motif pembunuhan lantaran pelaku sakit hati usai korban yang tengah hamil 5 bulan meminta pertanggungjawaban ke kediamannya.

Akibatnya, sang ibunda menangis histeris mengetahui perbuatan pelaku.

Kepada polisi, Jibril justru mengungkapkan pengakuan mengejutkan terkait kehamilan korban.

Baca juga: NASIB Mira Ulfa Selebgram Baca Basmalah Sambil Main DJ, Kini Minta Maaf dan Tutup Akun TikTok dan IG

Jibril mengaku bahwa anak yang dikandung korban bukan darah dagingnya.

"Hubungan dengan korban adalah pasangan kekasih, alasan dari pelaku katanya yang menghamilinya bukan pelaku tapi kita tidak mengejar kesana," ujar Kapolres Gowa, AKBP Reoland Simanjutak.

Sebelum tewas, korban sempat mendatangi pelaku bersama atasannya untuk meminta pertanggung jawaban.

Di depan keluarga pelaku, korban mengaku telah mengandung usia 5 bulan.

"Benar didapatkan janin berusia 4 sampai 5 bulan di dalam korban, itulah pelaku sakit hati karena mendatanginya dan membuat ibunya menangis histeris," ungkapnya.

Pengakuan korban tersebut sontak mengejutkan keluarga pelaku hingga membuat ibunda Jibril menangis histeris.

"Alasannya sakit hati, satu hari sebelumnya keluarga korban bersama atasan di tempat korban bekerja mendatangi rumah pelaku meminta pertanggungjawaban karena korban ini hamil," beber Reoland.

Baca juga: TAMPANG Ibu Guru di Nias Diduga Aniaya Siswa, Baru 1 Tahun Mengajar, Korban Sampai Pingsan

Namun, ibu pelaku akhirnya bersedia jika anaknya menikahi korban.

"Ibu pelaku menangis sedikit terkejut dan bersedia anaknya agar pelaku segera mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya.

Setelah pertemuan kedua keluarga tersebut, keesokan harinya, pelaku mengajak korban bertemu dengan modus mengajak jalan-jalan.


Kapolsek mengungkapkan peristiwa pembunuhan itu terjadi pukul 02.00 WITA.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved