Berita Medan
2 Program Besar Ini Akan Dilakukan REI Sumut di 2025
Ketua REI Sumut, Rakutta Karo-Karo mengatakan tahun 2025 ini ada dua program besar yang akan dilaksanakan.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Real Estate Indonesia (REI) Sumut menatap tahun 2025 dengan optimis.
Karena adanya berbagai program yang sudah disiapkan seperti pembangunan 3 juta rumah yang merupakan program nasional dan 220 ribu rumah MBR di Sumatera Utara.
Ketua REI Sumut, Rakutta Karo-Karo mengatakan tahun 2025 ini ada dua program besar yang akan dilaksanakan.
Seperti pembangunan 3 juta rumah yang merupakan program nasional. Dan kedua adalah pembangunan 220 ribu pembangunan rumah MBR.
Untuk program 3 juta rumah, pihaknya belum mendapatkan skemanya dari pusat. Kalau rumah MBR, dengan 320 jumlah anggota REI Sumut, pihaknya optimis target yang ditetapkan sebanyak 25 ribu rumah akan tercapai.
"Kita sangat optimis menghadapi 2025. Apalagi, berbagai program sudah disiapkan dan dukungan pemerintah dengan memberikan stimulus untuk para konsumen," ujarnya.
Di didampingi Sekretaris, M Fadly Bangun dan Bendahara Andry Hendrawan, Rakutta Karo- Karo menjelaskan salah satu stimulus yang diberikan oleh pemerintah adalah Pemerintah Pusat menerapkan tarif nol rupiah untuk pembayaran retribusi PBG dan nol rupiah untuk Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yaitu pajak atas perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan.
Pada acara ini, selain silaturahim, pengurus DPD REI Sumut juga memberikan ulos kepada Gubernur Sumut terpilih Bobby Nasution, Wali Kota Medan terpilih Rico Waas, Wakil Wali Kota Medan terpilih Zaki Harahap, Wakil Bupati Deliserdang terpilih Lomlom Suwondo, dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Terpilih, Muhammad Fadly Abdina.
Wali Kota Medan yang juga Gubernur Sumatera Utara terpilih, Bobby Nasution mengajak semua pihak baik pemerintah, BUMN, BUMD, dan perbankan menyukseskan program Presiden Prabowo khususnya untuk masyarakat mendapatkan rumah.
“Program 3 juta rumah kita harap bisa didukung sama-sama agar program ini bisa tercapai, ini sebuah program yang bagus untuk masyarakat. Kita support dari mulai kebijakan di instansi masing-masing dan pribadi kita.
"Rumah merupakan kebutuhan dasar, yakni sandang, pangan dan papan. Oleh karena itu kita harus benar-benar men-support,” kata Bobby.
Agar masyarakat yang belum memiliki rumah, maka apa yang diprogramkan pemerintah harus dioptimalkan, seperti soal Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang telah berganti nama menjadi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Saat ini, kata Bobby, PBG proses pembuatannya secara sistem adalah 48 hari kerja. Di Kota Medan bisa selesai 10 hari setelah berkas yang dimasukkan lengkap.
“Daerah lain ada yang 10 jam dan ada yang bisa 4 jam. Nanti kita aplikasikan, makanya harus dimulai dari sekarang agar bisa di-launching Pak Wali Kota Medan terpilih,” ujar Bobby.
Kemudian ia mendorong Pemko Medan dan Deli Serdang membuat prototipe, Dimana desain rumah yang paling banyak dipesan masyarakat nanti dimasukan ke dalam prototipe. Sehingga bisa menjadi dasar dan tidak perlu sidang untuk mendapat PBG.
| Dokter Asal Medan Tertipu Petugas Pajak Gadungan, Uang Rp 2 Miliar Raib |
|
|---|
| Sekretaris Satpol PP Buka Suara Soal Kelola Wahana Kuda Cadika: Bersyukur Kalau Ada yang Meneruskan |
|
|---|
| Peringati Hari Maharashtra, Konsulat India di Medan Dorong Kerja Sama Pendidikan Tinggi |
|
|---|
| Kadispora Akui Sekretaris Satpol PP Kelola ‘Bisnis’ Wahana di Taman Cadika, Manfaatkan Aset Negara |
|
|---|
| PKL Masih Semrawut, Satpol PP Medan Layangkan Surat Peringatan ke PKL |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kegiatan-silaturahim-dan-syukuran-tahun-2025-DPD-REI-Sumut.jpg)