Berita Medan

Gadis Pedagang Es Kelapa Muda di Medan Dirudapaksa 4 Pria, Alami Nyeri Perut, Trauma Takut Hamil

Akibat peristiwa ini Lala mengaku merasa kesakitan pada bagian perut, pinggang dan saat buang air kecil, muncul bau menyengat.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi pemerkosaan pada perempuan 

Setelah mengetahui Lala dirudapaksa, keluarganya mendatangi lokasi kejadian dan meminta pertanggungjawaban.

Para pelaku mengakui perbuatannya, dan menawarkan uang perdamaian sebesar Rp 350 ribu supaya masalah tidak diperpanjang.

Korban dan keluarga menolak hingga akhirnya mereka melaporkan kasus ini ke Polrestabes Medan.

"Mereka masih berkeliaran. Saya gak pernah ke pasar lagi. Ketakutan sama orang itu."

Paman korban, SC mengungkap korban selama ini tinggal bersama keluarganya. Ia membantu SC berdagang es kelapa.

Ibu Lala sudah meninggal dunia dan ayahnya luntang-lantung tak memperdulikan anaknya.

Sekira pukul 20:00 WIB, korban pamit pergi dari rumah secara baik-baik.

Namun sekitar pukul 01:00 WIB dinihari 26 Januari, SC kaget karena Lala yang tak pernah pulang larut malam, ketika itu pulang dengan kondisi lusuh, susah berjalan.

"Macam orang kemasukan pas pulang dan dia mengakui apa yang dialaminya."

Ia berharap Polisi segera menindaklanjuti laporannya dan menangkap pelaku.

Apalagi para pelaku masih bebas berkeliaran tak jauh dari rumahnya tanpa merasa bersalah.

"Kami buat laporan ke Polrestabes Medan sehari setelah kejadian. Kami maunya para pelaku ditangkap, diproses hukum."

Terkait hal ini, Polisi belum merespon sejauh mana laporan korban diproses.

(Cr25/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan  

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved