Medan Terkini
Gadis Penjual Es Kelapa di Medan Jadi Korban Rudapaksa, Dijebak 4 Pria dan Digilir
Peristiwa memilukan dialami seorang remaja perempuan bernama Lala (samaran), berusia 14 tahun.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
Lala sempat berontak menolak, namun mulutnya dibungkam, ia disekap di dalam kamar karena pintu dikunci dari luar.
"Totalnya empat orang. Saya gak bisa melawan."
Usai kejadian, Lala pulang sendirian ke rumah tantenya berjalan kaki tanpa diantar.
Setibanya di rumah keluarga yang ditumpanginya pun sempat marah karena Lala pulang larut malam dan kesusahan berjalan.
Disinilah ia buka suara kalau dirinya dirudapaksa empat orang sekaligus tanpa menggunakan alat kontrasepsi.
"Mereka gak pakai pengaman. Mengeluarkan sperma di dalam."
Setelah mengetahui Lala dirudapaksa, keluarganya mendatangi lokasi kejadian dan meminta pertanggungjawaban.
Para pelaku mengakui perbuatannya, dan menawarkan uang perdamaian sebesar Rp 350 ribu supaya masalah tidak diperpanjang.
Korban dan keluarga menolak hingga akhirnya mereka melaporkan kasus ini ke Polrestabes Medan.
Lala berharap para pelaku yang merupakan perantauan ditangkap.
"Mereka masih berkeliaran. Saya gak pernah ke pasar lagi. Ketakutan sama orang itu."
Paman korban, SC mengungkap korban selama ini tinggal bersama keluarganya. Ia membantu SC berdagang es kelapa.
Ibu Lala sudah meninggal dunia dan ayahnya luntang-lantung tak memperdulikan anaknya.
Sekira pukul 20:00 WIB, korban pamit pergi dari rumah secara baik-baik.
Namun sekitar pukul 01:00 WIB dinihari 26 Januari, SC kaget karena Lala yang tak pernah pulang larut malam, ketika itu pulang dengan kondisi lusuh, susah berjalan.
| PSSI Buka Opsi Laga Piala AFF U-19 di Stadion Teladan Medan Tanpa Suporter, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Gudang 135 Motor Curian di Medan Digerebek, Modus Gadaikan Motor dan Dijual Lagi melalui Medsos |
|
|---|
| Diduga Hasil Curian, Polrestabes Medan Gerebek Gudang yang Simpan 135 Motor dan 1 Mobil di Tembung |
|
|---|
| 255 SPPG di Medan Ditarget Layani 700 Ribu Anak, Wali Kota Rico: Anak Sehat, Ekonomi Rakyat Bergerak |
|
|---|
| Buka Jambore Cabang Kota Medan 2026, Wali Kota Rico Waas Tekankan Pembentukan Karakter dan Disiplin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-pelecehan-seksual.jpg)