Sumut Terkini
Ketua DPRD Kota Binjai Belum Juga Dilantik, Mahasiswa Geruduk Kantor Wali Kota : Stop Bodohi Rakyat
Dalam orasinya, mereka meminta pemerintah kota meneruskan surat penetapan Ketua DPRD Binjai yang bakal diisi Mahyadi dari Partai Golkar.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Puluhan massa yang terdiri dari gabungan aliansi mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat menggelar aksi demontrasi di depan Balai Kota Binjai, Sumatera Utara, Senin (3/2/2025).
Dalam orasinya, mereka meminta pemerintah kota meneruskan surat penetapan Ketua DPRD Binjai yang bakal diisi Mahyadi dari Partai Golkar.
Massa mulanya menggelar aksi unjuk rasa damai di depan balai kota. Namun karena juga tak kunjung ditemui, massa kemudian melakukan tabur bunga dan bakar ban di depan balai kota.
Dengan membawa alat pengeras suara dan berbagai tulisan di sebuah spanduk serta karton, massa menyampaikan tuntutannya.
Adapun salah satu tulisan di karton yang dibawa massa yakni "Kota Binjai sedang tidak baik-baik saja, wali kota drakor banyak dramanya".
Aksi massa mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan satuan polisi pamong praja.
"Kami meminta Wali Kota Binjai menindaklanjuti hasil paripurna DPRD tentang penetapan Ketua DPRD Binjai pada 25 November 2024 lalu," kata salah satu orator massa aksi, Rafli Nasution.
Massa juga meminta, Wali Kota Binjai untuk menghormati surat keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat dan Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumut yang telah menetapkan Mahyadi sebagai Ketua DPRD Binjai.
Namun sayangnya hingga kini, massa menduga pemko sengaja menghambat proses penetapan dan pelantikan Ketua DPRD Binjai yang sudah diparipurnakan sejak 25 November 2024 lalu.
"Stop bodohi rakyat, stop tipu-tipu," ujar Rafli.
Tak lama berselang, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Binjai, Rahmad Fauzi menemui massa aksi.
Ia akan meneruskan tuntutan massa kepasa pimpinannya.
"Saya tampung aspirasi adik-adik semua, dan segera akan kita teruskan kepada pimpinan,” ujar Fauzi.
Usai mendengar jawaban itu, massa memberi waktu selama 3 hari kedepan .
"Jika dalam 3 hari tidak segera ditindaklanjuti, kami akan kembali demo dengan jumlah massa yang lebih besar," kata orator aksi.
Tak Sampai 24 Jam, Pembunuh Warga Jakarta Selatan di Kosan Tamtama Binjai Ditangkap, Ini Motifnya |
![]() |
---|
Kondisi Terkini Gedung DPRD Sumut Usai Didemo 4 Hari Berturut-turut |
![]() |
---|
Gagal Kabur karena Mesin Motor Mati, Pria di Binjai Diringkus Polisi, 15,74 Gram Sabu Disita |
![]() |
---|
100 Kg Sabu Diamankan Polda Sumut di Tanjungbalai, Modus dari Luar Negeri |
![]() |
---|
Karhutla di Kecamatan Sipoholon, Warga Bersama Aparat Padamkan Api |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.