Berita Viral
Finalisasi PDSS Diperpanjang 9 Jam Buntut Banyak Siswa Tak Bisa Ikut SNBP, Ini Kata Menteri Satryo
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) memperpanjang waktu finalisasi merespons banyaknya keterlambatan finalisasi penginputan PDS
TRIBUN-MEDAN.com - Polemik ratusan siswa tak bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) mendapat respons pemerintah pusat.
Polemik ini muncul karena pihak sekolah terlambat atau lalai melakukan input data di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Akibatnya, banyak siswa tak bisa mengikuti SNBP untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) yang diidam-idamkannya.
Merespons hal itu, Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) memperpanjang waktu finalisasi pendaftaran SNBP.
Namun, masa perpanjangan kali ini cuma 9 jam, mulai Jumat (7/2/2025) pukul 19.00 WIB sampai dengan Sabtu (8/2/2025) pukul 04.00 WIB.
Kebijakan tersebut merespons banyaknya keterlambatan finalisasi penginputan PDSS untuk mengikuti SNPB.
"Jadi ada waktu 9 jam untuk sekolah-sekolah memastikan, memasukkan data anak-anak yang memang akan diusulkan untuk program SNBP SNPMB," ujar Menteri Pendidikan Tinggi Sains Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro dalam keterangan resminya, Jumat malam.
Satryo mengatakan, kebijakan perpanjangan waktu pendaftaran dilakukan untuk mengantisipasi adanya keterlambatan dari banyak sekolah.
Satryo menduga pihak sekolah mungkin belum sempat menginput data.
Adapun sekolah yang bisa ikut perpanjangan ini hanya sekolah yang sudah melengkapi siswa yang memenuhi syarat, sudah melengkapi nilai, namun belum melakukan finalisasi.
Selain persoalan finalisasi nilai, hasil evaluasi SNPMB juga menemukan sekolah yang sudah melengkapi nilai pada sebagian besar siswa, namun masih terkendala di beberapa siswa.
"Sampai batas waktu pengisian PDSS berakhir, sekolah tidak mampu memfinalkan nilai sebagian kecil siswa. Hal ini berdampak kepada siswa yang memenuhi syarat yang sudah lengkap pengisian nilai rapornya menjadi gagal terfinalisasi. Panitia SNPMB memberikan kesempatan untuk finalisasi siswa yang telah lengkap," ujar Ketua Umun Tim Penanggungjawab SNPMB 2025 Eduart Wolok dikutip dari keterangan tertulis Jumat.
Bila ada sekolah yang sudah mengisi PDSS, namun ada beberapa siswa belum terisi nilainya di sistem SNPMB, maka wajib mengirim email dan dokumen dan untuk mengirim email ke halo-snpmb@bppp.kemdikbud.go.id.
Diketahui, pengisian PDSS awalnya berlangsung pada 6-31 Januari 2025. Namun karena banyak sekolah belum melakukan finalisasi data dan menyebabkan ratusan siswa tidak bisa ikut SNBP, maka panitia SNPMB memperpanjang proses finalisasi pada 2 Februari.
Lalu diperpanjang lagi hingga 5 Februari 2025. Kemudian panitia SNPMB memperpanjang lagi proses finalisasi hingga 7 Februari 2025.
Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi
Gagal Daftar SNBP
Satryo Soemantri Brodjonegoro
Lalai Isi PDSS Siswa
| Pengakuan Pasangan Asal Kediri Bikin 40 Video Asusila di Hotel Lalu Dijual, Diciduk Saat Syuting |
|
|---|
| SOSOK Suami Yulia Baltschun MasterChef Indonesia 2, Akui Selingkuhi Sang Istri, CEO Perusahaan |
|
|---|
| Rismon Sebut Roy Suryo Bukan Peneliti dan Somasi Dokter Tifa, Minta Audit Rekening |
|
|---|
| KRONOLOGI Pasutri ASN Terlibat Penipuan Umrah, Yeni dan Jajat Kabur Usai Gagal Berangkatkan Jamaah |
|
|---|
| Dianggap Janggal, Dendam Pribadi Jadi Motif 4 Prajurit BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sebanyak-140-siswa-menggelar-aksi-unjuk-rasa-di-sekolahnya-Jalan-Cik-Ditiro-1.jpg)