Berita Viral

TERKUAK Profesi Orangtua Riezky Kabah TikToker Ditangkap Usai Hina Guru, Pantas Tak Takut

Terkuak profesi orangtua Riezky Kabah TikToker yang bikin konten hina guru dan kini berakhir ditangkap Polda Kalimantan Barat

kolase TikTok @riezkykabah dan instagram @gosippontianak
TIKTOKERS HINA GURU: Tangkapan layar momen penangkapan Tiktokers Riezky Kabah yang viral karena menghina guru, disadur pada Rabu (5/3/2025). Kini terkuak profesi orangtua Riezky 

Namun dalam klarifikasinya itu, Iky membela diri soal alasannya tega menghina guru.

Diungkap Iky, ia adalah korban perundungan guru semasa sekolah.

"Halo saya Riezky Kabah Nizar, alumni siswa (SMAN * Pontianak) sejak tahun 2020 - 2023 dan (SMAS M Pontianak) sejak tahun 2018 - 2019. 

Izinkan saya terlebih dahulu menjelaskan mengapa saya menjadi content creator dengan personal branding anak sekolah yang suka cerita berlatar sekolah dan guru yang negatif," ungkap Iky dalam klarifikasinya dilansir Tribun-medan.com dari Tribun Bogor, Kamis (27/2/2025).

"Info yang beredar cukup keliru, SMAS M Pontianak adalah sekolah lama saya yang terpaksa saya mengambil keputusan untuk putus sekolah karena faktor bullying terhadap diri saya yang terjadi di sekolah itu," sambungnya.

Diungkap Iky, ia sempat dibully di sekolah pertamanya.

Penyebabnya karena Iky berperangai seperti perempuan alias kemayu.

"Faktor saya putus sekolah dikarenakan lingkunan di sekolah saya dulu sangat over religius hingga buta akan kemoralan manusiawi. 

Pada tahun 2018 saya hadir sebagai siswa yang terlihat kemayu, namun kemayunya hanya saat saya sedang berteman dengan para perempuan," ujar Iky.

Gara-gara kemayu, Ia mengaku sampai mendapatkan penyiksaan dari guru di sekolah.

"Puncaknya saya dibawa ke ruangan BK dan dicambuk menggunakan rotan seperti hukuman di Aceh yang sesuai dengan syariat islam kata para oknum (guru)," imbuh Iky.

"Dulu saya merasa saat itu hukuman cambuk terhadap saya sangatlah pantas dikarenakan para oknum bilang hukuman tersebut sesuai dengan syariat islam untuk membuat saya jera di usia saya masih 15 tahun," sambungnya.

Tak kuat, Iky akhirnya pindah sekolah SMA di tahun 2019.

"Satu tahun saya menganggur hingga di tahun 2020 tepat di saat Covid melanda saya kembali menjalani takdir saya sebagai pelajar di usia pada umumnya," akui Iky.

Awalnya tidak dibully, namun di tahun 2022 Iky mengaku kembali mendapatkan perundungan dari gurunya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved