Berita Medan
Siswi SMK yang Melahirkan Sambil Berdiri di Warung Diperiksa Hari ini, Status Hukum Segera Diumumkan
Kanit PPA Polrestabes Medan Iptu Dearma mengatakan, AL diperiksa hari ini dan proses pemeriksaan sedang berlangsung.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
"Saya menelepon yang bersangkutan dan menanyakan ada tidak malam itu duduk di warung dan dia bilang ada. Kemudian dia mengelak, merasa dituduh,"kata Wahyudi.
"Gak lama, saya kirim video. Dia terkejut kalau disitu ada kamera CCTV dan dia panik."
Setelah terungkap dan diinterogasi Kepala Lingkungan, Polisi dan TNI, ia akhirnya mengaku kenapa tega membuang bayinya begitu saja, usai dilahirkan.
Pengakuan AL kepada Wahyudi Rangkuti, Kepala Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, pelajar tersebut malu dan tidak mengetahui siapa ayah dari anak yang dilahirkannya.
Sebab pengakuannya, AL, ia diduga sudah berhubungan badan dengan lima pria berbeda.
"Setelah saya wawancarai bersama pihak Kepolisian, rupanya ada sekitar 5 laki-laki yang sudah berhubungan dengan wanita ini. Tetapi tidak diketahui yang mana ayahnya,"kata Wahyudi Rangkuti, Kepala Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (14/3/2025).
Wahyudi menerangkan, soal kehamilan, AL juga menutupinya dari orangtuanya.
Ketika di rumah dan sekolah, AL diduga kerap memakai pakaian maupun jaket berukuran besar.
Sehingga orangtuanya kaget ketika Polisi, pihak kelurahan datang memberi kabar kalau AL terekam kamera melahirkan sambil berdiri, laku bayinya ditinggal begitu saja.
"Kita selidiki dan betul beliau yang melahirkan. Orangtuanya syok, malu."
(Cr25/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Aspirasi Sivitas Akademika Mengalir di RDP UHN Medan, Yayasan Siap Benahi Kampus |
|
|---|
| BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob 2,7 Meter di Belawan, Marelan dan Medan Labuhan |
|
|---|
| KAI Bandara Catat 1,4 Juta Penumpang KA Srilelawangsa Selama Januari-April 2026 |
|
|---|
| Residivis Kambuhan Curanmor di Medan Deli Diringkus, Motor Curian Dijual Rp 800 Ribu |
|
|---|
| Manfaatkan Kelengahan Korban, Montir Bawa Kabur Mobilio dari Depan Masjid |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/TRIBUN-MEDANFacebook-Zona-Kalakkaro.jpg)