TRIBUN WIKI
Profil Arif Budimanta Sebayang, Eks Stafsus Jokowi yang Juga 'Anak Medan' Kini Diperiksa KPK
Arif Budimanta Sebayang adalah seorang ekonom Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Staf Khusus Presiden bidang ekonomi di era Joko Widodo.
TRIBUN-MEDAN.COM,- Arif Budimanta Sebayang, mantan Stafsus Jokowi kini tengah dibidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Arif Budimanta diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank.
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto belum mau merinci hasil pemeriksaan terhadap Arif Budimanta Sebayang.
Hanya saja, Tessa mengatakan bahwa Arif Budimanta Sebayang diperiksa selama 10 jam, untuk dimintai keterangannya terkait kasus tersebut.
Baca juga: Profil Taufik Hidayat, Pebulu Tangkis yang 6 Kali Juarai Indonesia Open, Kini Jadi Wamenpora
"Semua keterangan yang dibutuhkan akan ditanyakan oleh penyidik, tentunya 10 jam itu bukan waktu yang sedikit, berarti banyak materi yang perlu dikonfirmasi kepada yang bersangkutan," kata Tessa dalam pernyataannya, Selasa (15/4/2025) dikutip dari Tribunnews.com.
Namun, Tess tidak menjelaskan lebih lanjut apakah nantinya politisi PDI Perjuangan itu akan kembali dipanggil untuk diperiksa ulang.
"Apakah ada tambahan lagi, keterangan yang dibutuhkan oleh penyidik dalam rangka alat bukti tambahan maupun bukti tambahan, bisa jadi, tetapi tidak bisa dikonfirmasi saat ini," ujar Tessa.
Profil Arif Budimanta Sebayang
Arif Budimanta Sebayang adalah seorang ekonom di Indonesia.
Ia lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 15 Maret 1968.
Dalam karier politiknya, Arif Budimanta Sebayang pernah menjadi Anggota DPR RI periode 2009-2014 dari PDI Perjuangan.
Baca juga: Profil Dilan Janiyar, Konten Kreaktor yang Mengaku Diselingkuhi Suami Mokondo
Lalu, ia pun sempat menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi era Presiden RI ke-7 Joko Widodo.
Adapun latar pendidikannya, Arif Budimanta Sebayang menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Pertanian Bogor dengan mengambil jurusan Ilmu Tanah pada tahun 1990.
Selanjutnya ia menempuh pendidikan Program Pasca Sarjana di Universitas Indonesia dengan mengambil konsentrasi Ekonomi Sumber Daya Alam dan lulus pada tahun 1996.
Pada tahun 2006, Arif Budimanta Sebayang meraih gelar doktor dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.
Hingga kemudian pada tahun 2015, Arif melanjutkan studi mengenai keuangan di University of Chicago, Senior Executive Program di Harvard Business School, serta ASEAN-ROK Next Generation Opinion Leaders Program yang diselenggarakan oleh The Korea Foundation.
Baca juga: Profil Safnoviar Tiasdi, Suami Dilan Janiyar yang Dituding Kerap Selingkuh dan Minta Harta Gono-gini
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.