Berita Viral

Viral Aksi Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Eko Sanjaya, Lepas Seragam demi untuk Menutupi Jasad Korban

Dalam video yang beredar, awalnya Iptu Eko membantu menurunkan tandu dari mobil ambulans dan mendorongnya ke arah jenazah.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
SOSMED
VIRAL AKSI KAPOLSEK: Momen Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Eko Sanjaya melepaskan seragam dinasnya demi menutupi jenazah seorang mahasiswi korban kecelakaan lalu lintas, Rabu (23/4/2025). Iptu Eko mengaku dirinya spontan melepas seragam dinasnya untuk menutup wajah korban. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Beredar di media sosial aksi heroik Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Eko Sanjaya melepaskan seragam dinasnya untuk menutup jenazah seorang mahasiswi yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Dalam video yang beredar, awalnya Iptu Eko membantu menurunkan tandu dari mobil ambulans dan mendorongnya ke arah jenazah.

Kemudian ia berusaha mengangkat jenazah bersama seorang personel Polisi lainnya.

Namun sebelum diangkat, tiba-tiba mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota melepas seragam dinasnya, dan menutupkan ke wajah korban kecelakaan.

Kemudian Iptu Eko bersama seorang personel Polisi lalu lintas mengangkat, dan memasukkan ke dalam mobil ambulans.

Iptu Eko mengungkapkan kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang mahasiswi terjadi pada Rabu (23/4/2025) sekira pukul 10:30 WIB, di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.

Setelah mendapat informasi, Eko mengubungi Kecamatan, menelepon ambulans dan ia pun ikut ke lokasi menumpangi mobil ambulans.

Di lokasi, jenazah mahasiswi tersebut sudah tergeletak di aspal ditutup koran, dikelilingi sejumlah warga.

Begitu sampai dan saat mau mengangkat jenazah, ia spontan melepas seragam dinasnya untuk menutup bagian wajah dan kepala korban.

"Waktu sampai, jenazah mahasiswi itu sudah tergeletak jalan dan ditutupi koran. Saya membuka baju dinas pas mengangkat jenazah itu ke ambulans," kata Iptu Eko, Kamis (24/4/2025).

Secara terpisah, Kepala Satlantas Polrestabes Medan AKBP I Made Parwita menyebutkan korban berinisial DAP (18), mahasiswi salah satu Universitas di Kota Medan.

Mulanya, DAP mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 5893 AJW dari arah Simalingkar menuju Simpang Selayang. 

Di lokasi, korban tergelincir lalu oleng ke sebelah kanan atau tengah jalan.

Saat bersamaan, melintas mobil pikap BK 8574 SO menabrak tubuh korban hingga terjatuh ke aspal.

Hasil pemeriksaan, korban mengalami luka di kening, dagu dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved