Berita Medan
Eks Kepsek SMAN 19 Medan Terancam jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOS
Kabar terkini, kasus tersebut sudah tahap penyidikan oleh tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mantan Kepala Sekolah SMAN 19 Medan, RN terancam jadi tersangka dugaan korupsi Dana BOS.
Inspektorat Provinsi Sumatera Utara turut memantau kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun anggaran 2022 dan 2023 di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 19 Medan di Jalan Seruwai Medan Labuhan.
Kabar terkini, kasus tersebut sudah tahap penyidikan oleh tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan.
Inspektorat tinggal menunggu kesimpulan dari penyidikan Kejari Belawan.
"Tentu. Nanti saya cek dulu ya," kata Kepala Inspektorat Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap pada wartawan, Minggu (25/5/2025).
Bila terlibat pidana dan inkrah, Inspektorat akan lakukan tindakan tegas pencopotan pada oknum-oknum yang terlibat dalam pusaran korupsi dana BOS ini.
Termasuk mantan Kepala SMAN 19 Medan inisial RN.
"Kita akan lihat apa kesimpulan hasilnya ya," ujar mantan kepala Inspektorat Pemerintah Kota Medan ini.
Sulaiman akan memastikan lagi terkait pemeriksaan RN dan lainnya atas keterlibatan dugaan penyelewengan dana BOS tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun wartawan terkait perkembangan kasus di SMAN 19 Medan, mantan kepsek inisial RN turut terlibat dalam pusaran dugaan korupsi dana BOS.
Di masa RN menjabat kepsek, banyak pembangunan fisik yang diduga kuat diselewengkan lewat sumber dana BOS yang diterima dari pemerintah.
RN juga sudah menjadi terperiksa dalam kasus ini, baik oleh pihak kejaksaan maupun Inspektorat Sumut.
Kasi Intel Kejari Belawan, Daniel Setiawan Barus, mengakui kasus ini masih terus berlanjut dan sudah masuk tahap penyidikan.
Pihaknya sedang menunggu hasil tim auditor yang menghitung potensi kerugian negara atas dugaan korupsi dana BOS di SMAN 19 Medan.
"Masih (terus didalami). Belum keluar hasil dari tim auditor," ujarnya, Minggu (25/5).
| 25 Ruas Jalan Utama Medan Ditarget Tanpa Kabel Semrawut, Rico Waas Ingin Kota Tertata dan Estetik |
|
|---|
| Mobil Grand Max Nyangkut di Pagar Underpass Manhattan, Ban Depan Gantung di Luar |
|
|---|
| Tolak Perobohan Tembok dan Taman, Warga Contempo Medan Rapat dengan Satpol PP |
|
|---|
| Rico Waas Hadiri Deck Reception ASEAN Plus Cadet Sail 2026,Kenalkan Medan sebagai Kota Multikultural |
|
|---|
| Nyawa Melayang Diduga Karena Buah Matoa, Ayah Korban Minta Pelaku Dihukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gedung-SMAN-19-Medan-Jalan-Seruwai-Medan-Labuhan.jpg)