GoPay Serukan Perang Melawan Judi Online dalam Kampanye "JUDI PASTI RUGI" di Medan
GoPay Serukan Perang Melawan Judi Online dalam Kampanye #JudiPastiRugi di Medan
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Afif Pratama
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ribuan warga Medan membanjiri Car Free Day (CFD) di Lapangan Merdeka di Jalan Pulau Pinang, kota Medan pada Minggu (1/6/2025) untuk mendukung gerakan anti judi online yang digelar GoPay bekerja sama dengan Tribun Network.
GoPay melanjutkan komitmen memberantas judi online melalui kampanye “Judi Pasti Rugi Keliling”. Lewat kampanye ini, GoPay mengajak seluruh masyarakat bersama melawan dampak negatif judi online yang tidak hanya merugikan pelaku, tetapi juga keluarga dan masa depan mereka. Mobil keliling ini memiliki misi edukasi kepada masyarakat luas secara langsung, dikemas dengan cara yang inovatif dan kreatif agar mudah dipahami masyarakat. Acara diisi dengan dialog bersama sejumlah narasumber mengupas bahaya judi online dari berbagai perspektif.
Kampanye ini melibatkan lebih dari 2.000 warga yang menandatangani petisi di spanduk dukungan bertuliskan "Judi Pasti Rugi". Antusiasme warga juga terlihat di antrean panjang di mobil keliling Judi Pasti Rugi. Salah satu aktivitas yang dilakukan "Teriakin Anti Judi", memberikan semangat melawan bahaya judi online.
Riski (25), mahasiswa, mengaku "Teman kampus banyak yang kecanduan. Acara roadshow ini membuka mata kami," ungkapnya.
Selain itu, mobil keliling Judi Pasti Rugi juga menghadirkan simulasi penipuan judol lewat permainan "Tipu-Tipu Jackpot", memperlihatkan manipulasi algoritma bandar yang bisa mengatur menang kalahnya pemain.
Acara ini mendapatkan dukungan dari Ustadz Sahriaman Saragih. "Judol adalah perangkap setan. Kini ancamannya lebih besar karena bisa diakses di kamar tidur," ucap Ustad Sahriaman.
Sementara itu, narasumber lain yang juga hadir, dr. Oki Regar, dokter sekaligus pakar penyembuhan trauma juga membedah penyebab judi online membuat kecanduan.
"78 persen pecandu berasal dari keluarga dengan komunikasi negatif. Mereka mencari validasi lewat judol setelah tak mendapatkannya di rumah," katanya.
Erwin Erlani (27), mantan pecandu judol dari tahun 2017-2024, membagi pengalaman kerugian yang mencapai Rp800 juta, hingga menjual tanah keluarga. Ia mengajak masyarakat untuk segera sadar dan berhenti. "Berhenti butuh niat kuat," kata Erwin.
Gerakan “Judi Pasti Rugi Keliling” akan terus berlanjut menggunakan mobil van untuk menjangkau masyarakat di 30 kota yang tersebar di Sumatera dan Jawa, seperti Banda Aceh, Medan, Padang, Palembang, Lampung, Bogor, Depok, Bandung, Semarang, Yogyakarta hingga Surabaya, yang berlangsung sejak Mei hingga Agustus 2025.
Head of GoPay Regional Marketing Irwan Ari Wibowo menjelaskan misi GoPay mengajak seluruh masyarakat untuk bersama perangi judi online. Gerakan Judi Pasti Rugi Keliling bertujuan untuk menyebarkan semangat kebersamaan dalam memerangi judi online di berbagai kota di Indonesia.
"Judol bukan solusi mendapatkan uang instan, tapi penipuan berkedok kemudahan. Kami tidak dapat bergerak sendiri. Kami harap gerakan ini dapat membuka mata masyarakat pentingnya langkah preventif melindungi keluarga dari dampak buruk judi online, seperti kecanduan, kerugian finansial, hingga risiko hukum," ungkapnya.
“Gerakan ini diinisasi oleh Aliansi Judi Pasti Rugi yang terdiri dari GoPay, Telkomsel, Tiktok dan Google, dan Kementerian Komunikasi dan Digital RI,” katanya. (Cr9)
| Diduga Hasil Curian, Polrestabes Medan Gerebek Gudang yang Simpan 135 Motor dan 1 Mobil di Tembung |
|
|---|
| 255 SPPG di Medan Ditarget Layani 700 Ribu Anak, Wali Kota Rico: Anak Sehat, Ekonomi Rakyat Bergerak |
|
|---|
| Weekend Seru! Jadwal Film Bioskop Medan Hari Ini, Sabtu 30 Mei 2026 Dari Horor hingga Kisah Keluarga |
|
|---|
| Ratusan Atlet Kodrat Medan Gelar Latihan Bersama di Car Free Day |
|
|---|
| Profil BanBan Running Club, Komunitas Lari yang Viral Injak-injak Rumput Stadion Teladan Medan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/GoPay-Serukan-Perang-Melawan-Judi-Online-dalam-Kampanye-JudiPastiRugi-di-Medan.jpg)