Berita Internasional

Remaja 14 Tahun Bunuh Seluruh Anggota Keluarganya secara Sadis

Seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun bernama Mason Sisk mengguncang publik setelah membunuh seluruh anggota keluarganya sendiri.

|
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
REMAJA HABISI NYAWA KELUARGANYA: Foto Ilustrasi tembak. Remaja 14 tahun tega menghabisi nyawa seluruh anggota keluarganya. Remaja tersebut menghabisi nyawa keluarganya dengan menembak ayah kandungnya, ibu tirinya, dan tiga saudara tirinya yang masih kecil, Minggu (1/6/2025). 

Awalnya Mason memberikan berbagai keterangan yang berbelit-belit kepada petugas.

Namun dalam penyelidikan lebih lanjut, ia akhirnya mengaku sebagai pelaku pembunuhan.

Ia juga menunjukkan lokasi senjata yang digunakan, yaitu pistol yang ia curi saat berlibur ke Florida bersama keluarga.

Dalam pengakuannya, Mason menyebut dirinya muak dengan pertengkaran dalam keluarganya.

“Maaf, saya telah berbohong kepada kalian,” katanya dengan tenang kepada petugas.

Selama proses penahanan, petugas pembinaan menyatakan bahwa Mason tidak menunjukkan penyesalan dan tak pernah membicarakan keluarganya.

Ia juga dilaporkan mengirim pesan-pesan mengerikan dari balik penjara kepada pacarnya, mengaku mahir menggunakan senjata, bahkan menyatakan ingin menjadi pembunuh bayaran.

Pada malam pembunuhan, ia sempat menelepon pacarnya empat kali sebelum akhirnya menghubungi 911.

Karena usianya yang baru 14 tahun saat kejadian, Mason tidak dapat dijatuhi hukuman mati.

Namun, karena tingkat keparahan kejahatannya, ia tetap diadili sebagai orang dewasa.

Persidangan sempat dimulai pada tahun 2022, namun dinyatakan mistrial setelah ponsel milik Mary berhasil dibuka oleh FBI dan ditemukan bukti tambahan.

Persidangan ulang digelar pada tahun 2023. Jaksa penuntut menyebut bahwa Mason memiliki masalah dalam mengendalikan amarah dan telah merencanakan pembunuhan tersebut dengan sengaja.

Terdapat dugaan ketegangan antara Mason dan ayahnya, yang kemudian berimbas pada kemarahan terhadap seluruh keluarga.

Pada April 2024, Mason Sisk dinyatakan bersalah atas empat dakwaan pembunuhan tingkat tinggi.

Dalam sidang pembacaan dampak korban tiga bulan kemudian, keluarga Mary menyampaikan kesedihan dan kehilangan yang mendalam.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved