Berita Viral
TANGIS Nenek Samidah di Aceh Tenggara, Anak dan 4 Cucunya Tewas Dibantai, Kerap Kasih Pelaku Makan
Selama ini Samidah kerap memberikan pelaku makan dan menyediakan tempat untuk pelaku beristirahat.
TRIBUN-MEDAN.com - Tangis nenek Samidah di Aceh Tenggara pecah.
Pilu anak dan 4 cucunya tewas dibantai oleh seseorang yang masih memiliki ikatan saudara.
Pelaku juga merupakan cucunya sendiri.

Kepedihan hati Samidah pun semakin menjadi saat mengingat kebaikannya kepada pelaku.
Selama ini Samidah kerap memberikan pelaku makan dan menyediakan tempat untuk pelaku beristirahat.
Samidah pun pilu mengingat kesadisan pelaku.
Diceritakan, pada saat itu dia sepulang dari kebun mengambil daun pisang terkejut melihat cucunya Laura dan Fajri tergeletak bersimbah darah di rumahnya.
Kemudian, dia juga mendengar informasi anak kandungnya Nayyan Basri dan anak Nayyan Basri yakni Dayat juga dihabisi tersangka.
Ibu pelaku adalah kakak Nayyan Basri.
Baca juga: Jadwal Libur Panjang Sekolah 2025 Berdasarkan Data di Tiap Provinsi
"Saya cukup sedih melihat empat orang cucu dan satu anak kandung saya jadi korban brutal pembunuhan yang dilakukan cucunya sendiri. Seorang tetangga jadi sasaran tersangka. Namun, masih selamat dan dirawat di RSUD Sahuddin Kutacane," ujarnya sambil menangis.
Menurutnya, selama ini P setiap turun dari gunung makan dan mengisi daya ponsel dan baterai senter di rumahnya.
Menurut Samidah, tak pernah ada masalah keluarga mereka dengan cucunya.
"Terkejut sekali melihat tersangka tega menghabisi nyawa anak dan 4 cucunya. Tak sanggup saya menceritakan pak," katanya dengan nada sedih.
Identitas Korban
Kasus pembunuhan berantai terjadi di Desa Uning Sigurgur, Kecamatan Babul Rahmah, Aceh Tenggara, Aceh pada Senin (16/6/2025) lalu.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.