Sumut Terkini
Terkait Pemecatan Petugas Kebersihan Jalan, Ini Klarifikasi DLH Karo
Dimana kabar yang didapat, sebelum dipecat Herlina tak masuk kerja selama dua hari karena sakit.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Kabar tentang pemecatan salah satu petugas penyapu jalan yang bertugas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karo, menjadi sorotan. Pasalnya, pemecatan Herlina br Harahap ini diduga merupakan langkah sepihak dan dianggap tidak memikirkan kondisi dari petugas.
Dimana kabar yang didapat, sebelum dipecat Herlina tak masuk kerja selama dua hari karena sakit.
Namun, di hari ketiga saat yang bersangkutan datang ke kantor DLH Karo untuk mempertanyakan gajinya dirinya malah mendapatkan dua surat yang berisikan peringatan kedua dan ketiga (pemecatan).
Saat dikonfirmasi ke pihak DLH Kabupaten Karo, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah B3 dan Peningkatan Kapasitas Erguna Samuel Sinukaban mengungkapkan jika terkait pemecatan Herlina sudah melalui beberapa tahapan.
Ketika disinggung perihal alasan Herlina tak masuk kerja karena sakit, Erguna mengaku pihaknya tidak ada mendapatkan laporan jika yang bersangkutan sakit.
"Soal dia sakit enggak ada laporan apapun dia sampaikan ke pengawasnya. Intinya dia enggak ada info apapun ke pengawas," ujar Erguna, saat dikonfirmasi via seluler, Jumat (20/6/2025).
Dalam surat klarifikasi yang didapatkan dari DLH Karo, menerangkan jika Herlina sebelumya sudah sempat diberikan tindakan teguran karena dianggap sering meninggalkan lokasi saat jam tugas.
Dimana, pada tanggal 23 April lalu DLH telah mengeluarkan surat peringatan pertama terkait kepatuhannya dalam menjalankan tugas.
"Surat peringatan pertama sudah diserahkan pengawas kepada yang bersangkutan. Dan juga menyusul surat itu, beliau membuat pernyataan yang berisi komitmen untuk tidak
mengulangi ketidakhadirannya tanpa izin," katanya.
Berdasarkan pemantauan kinerja, Herlina yang sebelumnya bekerja di kawasan Jalan Jamin Ginting dipindahkan ke kawasan Jalan Mariam Ginting dan disertasi penggantian pengawas.
Namun, berdasarkan keterangan dari DLH Karo yang bersangkutan masih mengulangi tindakannya tidak masuk kerja tanpa izin.
"Secara khusus pada tanggal 17, dan 18 Juni 2025 yang bersangkutan tidak masuk bekerja tanpa pemberitahuan atau izin sama sekali," katanya.
Kemudian di tanggal 18 Juni kemarin, pengawas ancak tempat Herlina bekerja memberikan teguran langsung.
Pengawas juga menyampaikan laporan dan merekomendasikan tindakan lanjutan ke kantor DLH Karo mengingat pelanggaran yang terus berulang dan tidak menunjukkan efek jera meskipun telah diberikan surat peringatan dan pernyataan.
Selanjutnya, pada tanggal 19 Juni kemarin berdasarkan evaluasi terhadap riwayat kedisiplinan yang buruk dan pelanggaran berulang, serta rekomendasi pengawas, Dinas mengambil keputusan untuk mengeluarkan Surat Pemberhentian bagi Herlina Br Harahap.
| Polisi Ringkus 4 Pengedar Sabu di Kota Binjai, Satu Tersangka Merupakan Residivis 100 Butir Ekstasi |
|
|---|
| Bandar Narkoba Ditangkap Polres Tanjungbalai, 6,14 Gram Sabusabu Diamankan |
|
|---|
| 35 Kali Beraksi, Maling Motor dan Mobil di Sumut Ditangkap, Sempat Tabrak Mobil Personel Polisi |
|
|---|
| Siklus Tanpa Putus Elnusa Petrofin, Jaga Urat Nadi Penerbangan Kepulauan Nias |
|
|---|
| 6 Tersangka Kasus Ganja Ditangkap di Humbahas, Polisi Sita 72 Gram Barang Bukti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DIPECAT-KARENA-SAKIT-Herlina-br-Harahap-petugas-penyapu.jpg)