Pesawat Saudi Airlines Diteror Bom

BREAKING NEWS: Pesawat Saudi Airlines Kembali Diteror Bom dan Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu

Pesawat Saudi Airlines yang mengangkut ratusan jamaah haji Indonesia kembali mendapat ancaman teror dan harus mendarat darurat di Kualanamu.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
TEROR BOM: Pesawat Saudi Airlines pengangkut jamaah haji asal Surabaya di tempatkan di area steril jauh dari parkir pesawat lain setelah mendapat ancaman teror dan harus mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Sabtu (21/6/2025). Ancaman teror serupa juga sempat terjadi beberapa hari lalu. (Foto : Indra Gunawan Sipahutar). 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Pesawat Saudi Airlines yang mengangkut ratusan jamaah haji Indonesia kembali mendapat ancaman teror dan harus mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Sabtu (21/6/2025).

Kejadian ini hanya berjarak 4 hari dari kejadian serupa karena sempat terjadi, Selasa (17/6/2025).

Jika pada kejadian awal jamaah haji yang diangkut adalah asal kloter Jakarta pada kali ini asal Surabaya. 

Belum diketahui secara pasti berapa jumlah jamaah haji yang menjadi penumpang pesawat namun dikabarkan jumlahnya lebih sedikit dari jamaah haji kloter Jakarta yang waktu itu totalnya 442 orang.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak Polri, Bandara dan Otoritas Bandara (Otban). 

Informasi yang dihimpun pesawat Saudi Airline tujuan Jeddah-Surabaya ini mendarat darurat sekitar pukul 09.41 WIB di Kualanamu.

Begitu sampai di bandara tim tanggap darurat langsung mendekat dan mengevakuasi satu persatu jamaah haji. Mereka dibawa ke ruang tunggu kedatangan Internasional. 

Sementara itu pesawat di tempatkan di area parkir yang steril. Posisinya jauh dari parkir pesawat pesawat lain tepatnya diantara bangunan terminal dengan cargo.

Pantauan www.tribun-medan.com sekitar 100 meter dari pesawat beberapa mobil pemadam kebakaran pun disiagakan. 

Pihak Avsec sendiri saat ini melarang banyak awak media untuk melakukan pengambilan foto atau video pesawat.

Setiap wartawan yang mendokumentasikan diminta untuk menjauh. 

Para petugas Avsec menyampaikan mereka hanya menjalankan perintah atasan. 

Sementara itu aktivitas di terminal Bandara Kualanamu masih tampak seperti biasa.

Tidak ada penutupan Bandara seperti yang beredar.

Aktivitas bahkan terlihat lebih ramai dari beberapa hari sebelumnya. Hal ini lantaran saat ini sudah memasuki musim libur sekolah.

Baca juga: Isi Ancaman Bom pada Co-pilot Pesawat Arab Saudi, Polisi Lakukan Screening, Kronologi Teror Bom

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved