Sumut Terkini
Respons Gubsu Bobby Nasution soal Air Mati di Karo, Medan hingga Samosir, Warga Harus Beli Air
Bobby Nasution mengatakan banyak warga yang mengeluh kesulitan air. Selain itu, ketika air hidup airnya cukup kecil dan lambat.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
"Banyak juga yang beli air. Namanya juga penggunaan air itu selalu ya. Makanya walaupun tetap hidup tapi kecil dia, banyak yang ga sabar, akhirnya beli air jalan utamanya," jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution juga melakukan peninjauan di Kantor Perumda Tirtanadi Cabang Kabupaten Samosir.
Dari hasil tinjauan itu, kata Bobby Nasution banyak warga yang mengeluh kesulitan air. Selain itu, ketika air hidup airnya cukup kecil dan lambat.
Warga juga mengeluh ke Bobby Nasution, air di Kabupaten Samosir tidak hidup 24 jam. Dan airnya pun tidak jernih.
"Masyarakat mengeluh tentang (penyediaan) air bersih, (ternyata) seperti belum hidup 24 jam di beberapa tempat. Kemudian kualitasnya kurang baik, ada yang keruh di bagian ujung. Bahkan, di Kota Pangururan itu, tadi masih terlihat ada endapan," ujar Bobby Nasution usai berkeliling melihat proses penyaringan di lokasi reservoir melalui keterangan tertulisnya, Selasa (8/7/2025).
Menanggapi hal itu, Humas Perumda Tirtanadi Sumut Lokot Parlindungan S mengatakan, memang beberapa Kabupaten/kota Sumut beberapa hari lalu mengalami mati air.
Namun sejauh ini, semua sudah kembali normal.
"Untuk wilayah Kabupaten Karo sepertinya sudah normal semua ya bu," ucapnya
Dikatakannya, berdasarkan keterangan dari Kepala Cabang Perumda Tirtanadi Berastagi, penyebab air mati disebabkan adanya kerusakan pada pompa air utama di sumber air IPA Lau Melas, Desa Aji Julu, Kecamatan Tiga Panah.
Akibat kerusakan itu, ada 7 Wilayah Kabupaten Karo yang mengalami gangguan. Untuk itu saat ini lagi dalam tahap pembenahan lebih lanjut
"Untuk di Karo penyebab, langkah dan penanganan sedang berlangsung dan berkolaborasi dengan Pemkab Karo," jelasnya
Sementara untuk hasil peninjauan Gubernur Sumut terkait air di Kabupaten Samosir, Dirut Perumda Tirtanadi melakukan tinjauan ke Samosir hari ini.
"Untuk kondisi pelayanan di wilayah Samosir sedang ditindaklanjuti oleh pak Dirut yang hari ini sedang menuju ke Samosir ya," jelasnya.
Menurutnya, untuk permasalahan di Medan, ada beberapa wilayah yang belum bisa dilayani penuh 24 jam terkait fasilitas air.
"Seperti sudah disampaikan oleh pak Dirut bahwa saat ini beberapa wilayah memang belum dapat dilayani penuh 24 jam. Disebabkan produksi yg masih defisit dibanding kebutuhan. Jadi di jam tertentu terkadang air kecil ataupun mati utk beberapa saat," jelasnya.
(cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Dewan Pakar dan Dewan Penasihat PKS Sumut Dilantik, ini Nama-Namanya |
|
|---|
| Kurir 20 Kilogram Sabu Selamat dari Hukuman Mati, MA Vonis Seumur Hidup |
|
|---|
| BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank |
|
|---|
| Hari Bumi, DLH Buat Aksi Bersih dengan Ambil Sampah yang Hambat Arus Sungai Bah Bolon |
|
|---|
| Gugur di Lebanon, Tetangga Kenang Praka Rico Sempat Kerja Dekor Pelaminan Sebelum Jadi Tentara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Krisis-Air-Bersih-di-Medan_Krisis-Air-Bersih-di-Sumut_Gubsu-Bobby-Nasution_.jpg)