Karo Terkini

Warga Berastagi Keluhkan Sampah Berserakan di Sejumlah TPS Liar

Permasalahan sampah sampai saat ini belum juga dapat diatasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
TPS LIAR: Kondisi sampah yang berserakan di salah satu Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar, di kawasan Berastagi, Rabu (9/7/2025). Warga meminta kepada Pemkab Karo agar program bersih-bersih tak hanya dilakukan di objek vital saja. 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Permasalahan sampah sampai saat ini belum juga dapat diatasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo.

Padahal, selama dijabat oleh Antonius Ginting sebagai Bupati yang memiliki salah satu program bersih-bersih setiap pekannya tampaknya hanya menjadi seremonial belaka bagi jajarannya. 

Pasalnya, hingga saat ini masyarakat mengeluhkan masih banyaknya sejumlah titik ditemukan sampah berserakan. Dimana tumpukan sampah yang dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut, sudah bak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar. 

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga Berastagi B Tarigan, yang mengaku di seputar Berastagi terdapat beberapa TPS liar yang dijadikan masyarakat membuang sampah. Dikatakannya, kondisi ini tentunya sangat mengganggu masyarakat sekitar karena pandangan yang membuat sakit mata dan juga akibat tumpukan sampah tersebut menimbulkan aroma tak sedap. 

"Padahal Pemkab bersih-bersih tiap minggu. Tapi sepertinya masih belum semua tersentuh, karena masih banyak TPS liar di sekitar Berastagi ini," ujar Tarigan, Rabu (9/7/2025). 

Melihat kondisi ini, Tarigan meminta kepada jajaran Pemkab Karo terutama dari Bupati Karo untuk memperhatikan semua titik di Kabupaten Karo. Karena dikatakannya, bukan hanya objek vital dan tempat umum yang terlihat oleh wisatawan saja yang butuh perhatian, namun juga di seputar pemukiman masyarakat. 

"Saya lihat sejauh ini titik-titik tertentu saja yang dibersihkan, yang nampak sama wisatawan saja. Padahal masyarakat sekitar kan juga butuh kenyamanan," katanya. 

Tak hanya itu, dirinya juga meminta kepada Pemkab Karo untuk menyediakan fasilitas berupa tong sampah di beberapa titik. Hal tersebut, ditujukan untuk mencegah kembali timbulnya oknum-oknum yang membuang sampah sembarangan. 

Sebelumnya, diketahui Pemkab Karo telah menggalakkan salah satu programnya terutama perihal penataan seputar kebersihan. Untuk mendukung program ini, Bupati Karo Antonius Ginting turut mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing. 

"Mari sama-sama kita menjaga lingkungan kita. Susah kalau enggak ada kesadaran. Ini soal kesadaran masyarakat yang masih minim. Ini udah dibersihkan, dibuang lagi kesana, sampai kapan mau begini," ujar Antonius. 

Senada dengan Antonius, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo Rutina Br Sembiring, juga mengajak masyarakat bergotong royong agar tumbuh rasa memiliki dan menjaga lingkungannya. Sehingga ke depan tak ada lagi sampah menumpuk di beberapa titik yang menjadi TPS liar. 

“Kita mengharapkan kesadaran masyarakat. Kita siap menurunkan armada untuk bergotong royong bersama masyarakat, karena memang hal ini perlu partisipasi mereka. Tujuannya agar mereka memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga lokasi tersebut dari oknum-oknum bandel,” pungkas Rutina.

(mns/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved